Ruang Iklan Anda

24 August 2019

Waspadai Aedes Aegepty, Dr Arnida Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan Diri dan Lingkungan Tempat Tinggal


PASAMAN(GemaMedianet.com— Musim hujan adalah waktu bagi nyamuk berkembang biak, terutama jenis Aedes Aegypti yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Dr. Arnida, mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat serta menciptakan lingkungan yang bersih guna mewaspadai serta mencegah nyamuk Aedes Aegepty tersebut.

Kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal merupakan upaya agar kita dapat waspada dan mencegah terjadinya DBD. Penyakit DBD merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dari jentik nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

“Mari menjaga kebersihan dari jentik nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk dengan cara menguras tempat penampungan air. Tindakan ini adalah pencegahan utama penyakit DBD dalam membasmi penyebaran vektor-patogen dengan cara menghancurkan, mengubah, menghapus atau mendaur ulang wadah yang menjadi tempat telur nyamuk bersarang. Jentik nyamuk itu tumbuh di genangan air yang tidak mengalir seperti tempat penampungan air. Oleh karena itu, rutinlah menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, baskom, vas bunga, pot tanaman, dan akuarium,” himbau Dr. Arnida.

Untuk penampungan air yang besar, sebutnya, rutinlah berikan Bubuk Abate agar terbebas dari jentik nyamuk. 'Tutup rapat tempat-tempat penampungan air ini agar nyamuk tak membuat sarang di situ,” ujar Arnida.

Selanjutnya, Owner Apotek Hidayah ini juga mengatakan, bersihkan juga tempat genangan air lainnya seperti tempat penampungan di bawah wastafel, kulkas, AC, bahkan tempat minum hewan peliharaan. Pastikan tak ada wadah yang dapat menampung air hujan di sekitar lingkungan Anda.

Lebih lanjut Arnida juga menghimbau, agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan, bukan hanya di dalam ruangan, pastikan pula lingkungan sekitar rumah aman dari jentik nyamuk.

“Dengan membersihkan lingkungan sekitar seperti tempat sampah, talang air, selokan, dan jalanan yang tergenang air. Gotong royong membersihkan komplek tempat tinggal dapat menjadi solusi bersama, agar lingkungan tetap bersih,” ujar Arnida

Menginisiasi penyemprotan fogging juga dapat dilakukan untuk membasmi jentik nyamuk secara menyeluruh.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang bersih. Agar mencegah perkembangbiakan jentik Nyamuk Aedes Aegepty. Pengasapan Fogging bukanlah hal pencegahan yang utama, karena hanya untuk basmi nyamuk yang besar,” tegas Arnida, Minggu (23/8/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pasaman juga menghimbau masyarakat untuk hindari kebiasaan menggantung baju karena nyamuk senang berkumpul di celah-celah yang hangat maupun lembab.

“Hindari menggantung baju di belakang pintu atau tempat lainnya. Tumpukan baju merupakan salah satu tempat favorit nyamuk hinggap. Segera pula lipat cucian atau jemuran yang sudah mengering dan simpan di lemari tertutup,” pungkas Arnida. (Noel/Humas)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER