27 August 2019

Walikota Mahyeldi Didapuk Jadi Pembicara di Forum Walikota ASEAN


BANGKOK,THAILAND, (GemaMedianet.com— Walikota Padang Mahyeldi didapuk menjadi pembicara pada 5th Asean Mayors Forum yang mengangkat tema Driving Local Action for Sustanable and Inclusive Growth di United Nations Conference Centre (UNCC) Bangkok, Thailand, Senin (26/8/2019).

Seperti diketahui, ASEAN Mayors Forum (AMF) atau Forum Wali Kota ASEAN dibentuk tahun 2011 ketika Walikota Visioner di Asia Tenggara bertemu untuk pertama kalinya di Surabaya, Indonesia, untuk menunjukkan pentingnya kontribusi lokal terhadap integrasi regional ASEAN.

Forum ini telah menjadi terkenal sejak 2015, dengan digelarnya pertemuan AMF secara berturut-turut untuk membahas pembangunan komunitas ASEAN dan bagaimana walikota berperan membantu percepatan kemajuan dan manfaatnya bagi warga negara. Sebagaimana mafhum jamak, 60 persen Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan dalam Agenda PBB 2030 tidak dapat dicapai tanpa tindakan di tingkat lokal atau peran pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Suardi, melalui pesan singkat mengatakan, 5th Asean Mayors Forum “Driving Local Action for Sustanable and Inclusive Growth” dibuka secara resmi H.E. General Anupong Paochinda, Minister of Interior (Menteri Dalam Negeri), The Kingdom of Thailand.

Ia menyampaikan, 5th Asean Mayors Forum sangat bermakna bagi  pemerintah kota di negara-negara ASEAN dalam peningkatan pelayanan dan kenyamanan warganya masing-masing. Untuk itu, perlu pemahaman dan upaya bersama dalam mewujudkannya.

“5th Asean Mayors Forum ini diikuti sekitar 300 orang peserta dari negara ASEAN,” ujar Suardi saat mendampingi Walikota Mahyeldi dikesempatan tersebut bersama dengan Kepala BPBD Edi Hasymi, Kepala Bapedda Medi Iswandi dan Kabag Kerjasama Erwin.

Lebih lanjut Suardi mengatakan, saat menjadi pembicara pada 5th Asean Mayors Forum, Wali Kota Mahyeldi menyampaikan program Pariwisata dan Mitigasi Bencana di Kota Padang. Beberapa poin diantaranya; pengembangan objek wisata berbasis mitigasi bencana, karena Kota Padang merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia dan juga merupakan daerah rawan bencana. Untuk itu, diperlukan pemahaman mitigasi bencana bagi pelaku wisata, pengelola pariwisata dan warga Kota Padang secara keselurahan.

“Dan Kota Padang juga sedang menyiapkan teknologi informasi kebencanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Dan teknologi informasi tersebut untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pihak, baik wisatawan, pengelola pariwisata, hotel dan warga Kota Padang sendiri”, imbuhnya lagi.

5th Asean Mayors Forum “Driving Local Action for Sustanable and Inclusive Growth” dilaksanakan pada 26-28 Agustus 2019, juga membahas isu-isu strategis lainnya, seperti pengentasan kemiskinan, infrastruktur dan konektivitas, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, produksi dan konsumsi berkelanjutan, serta ketahanan yang menyangkut pembangunan masyarakat komunitas ASEAN. (Humas)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER