Ruang Iklan Anda

22 August 2019

Diamanahi Ke Periode Kedua, Haniful Khairi : Perjuangan Belum Selesai


PASAMAN(GemaMedianet.com— Seperti air mengalir. Demikian prinsip Haniful Khairi, ihwal kembali dirinya mendapat amanah duduk di periode kedua sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pasaman masa jabatan 2019-2024.

Hal tersebut diungkapkannya saat bertemu dengan sejumlah media di Gedung DPRD Kab. Pasaman, Kamis (22/8/2019).

Haniful Khairi yang akrab disapa Anto menyampaikan ucapan terimakasih pada masyarakat yang kembali memberi kepercayaan kepada dirinya untuk duduk di lembaga legislatif. “Tanpa  masyarakat, saya bukan siapa-siapa. Untuk itu saya bersyukur kehadirat Allah SWT, dan terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat yang mempercayakan amanah kepada saya,” ujar Anto, yang pada Pileg 2019 maju dari Dapil Pasaman 4 ini.

Dengan kata lain, dijelaskan Anto, selagi ia berbuat sesuai dengan ketentuan yang ada, dan tidak pernah neko-neko, maka selama itu amanah yang diharapkan dari masyarakat diniscayakan akan diperoleh kembali.

“Kita dituntut sungguh-sungguh menyandang status yang disandang,” tambahnya. 

Oleh kerana itu, sebut Anto, status bukan untuk dibangga-banggakan, melainkan diimplementasikan secara benar. 

“Sebagai anggota dewan, sejatinya kita tidak lagi masyarakat biasa, melainkan sudah dihadapkan dengan serangkaian tupoksi (tugas pokok dan fungsi) yang harus dilaksanakan secara bersungguh-sungguh,” tandas Anto.

Selagi semua itu dijalankan dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, disertai dengan penuh rasa tanggung jawab, menurut Anto, anggota DPRD akan mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk mengemban amanah.

Anto juga tidak menafikan, keterlibatannya dalam sejumlah kegiatan kemasyarakatan ikut menopang statusnya sebagai caleg, untuk kemudian terpilih lagi menjadi anggota DPRD Pasaman.

Ia tidak menampik, keberhasilannya kembali duduk di DPRD Pasaman antara lain berkat topangan keluarga besar, yang sudah sejak lama memberi support bagi Anto untuk berkiprah bagi kepentingan orang banyak melalui lembaga legislatif. “Merekalah yang menjadi pendorong utama saya, dalam keadaan suka dan duka, untuk berjuang merebut kursi di DPRD,” ujarnya menambahkan.

Dipercaya duduk di DPRD Pasaman peiode kedua, untuk masa jabatan 2019-2024, Anto mengaku sudah memiliki sejumlah agenda yang akan diperjuangkan di lembaga legislatif. Sejumlah agenda dimaksud sebagian besar diantaranya terkait dari dapil (daerah pemilihan) ia berasal, yaitu Dapil Pasaman IV.

“Sejumlah agenda perjuangan yang pada periode sebelumnya masih terbengkalai, insya Allah akan diperjuangkan lagi di periode kedua ini,” katanya. 

Anto mengaku, ada beban khusus yang dipikulnya sebagai wakil rakyat, yaitu sejumlah kawasan di daerah pemilihannya masih termasuk ke dalam kategori kawasan terisolir. Dapil Pasaman IV kawasannya meliputi Kecamatan Rao Selatan, Padang Gelugur, dan Kecamatan Mapat Tunggul Selatan.

Fakta yang ada selama ini, menurut Anto, sejumlah kawasan di daerah pemilihannya masih terkungkung dalam isolasi fisik. Ia lalu menyebut sejumlah kawasan, seperti Mapat Tunggul, Mapat Tunggul Selatan, dan Duo Koto masih memiliki jalur transportasi yang belum memadai, yang menyulitkan masyarakat di sana untuk mengembangkan akses sosial dan akses perekonomiannya.

“Inilah yang selama beberapa tahun belakangan dengan intens kita perjuangkan di lembaga legilatif,” kata pria kelahiran Rambahan pada 25 Februari 1975 ini.

Dalam pandangan Anto, sejumlah perjuangan yang ia lakukan bersama para koleganya di DPRD Kabupaten Pasaman telah membuahkan hasil, dan telah dinikmati secara luas oleh masyarakat yang bermukim di kawasan itu.

Tapi kata Anto, dalam konteks membebaskan sejumlah kawasan di dapilnya dari kungkungan isolasi fisik, menilai perjuangannya belum selesai, karena sejatinya masih ada sejumlah kawasan yang terkungkung dalam isolasi fisik. Karena dipercaya lagi duduk di DPRD Pasaman periode 2019-2024, sejumlah agenda perjuangan yang dinilai masih terbengkalai itu akan dilanjutkan kembali.

Ditanya kemitraan antara eksekutif dengan legislatif di Pasaman, Anto mengatakan selama ini terjalin dengan cukup baik. Baik eksekutif maupun legislatif, menurut Anto, paham dengan tupoksi masing-masing, yang kemudian menjalankan tupoksi itu dengan baik tanpa satu pihak dan pihak lainnya saling mengintervensi serta tahu batas kompetensi masing-masing pihak.

“Saya berani mengklaim, yaitu tingkat kemesraan antara eksekutif dengan legislatif di Pasaman cukup tinggi,” ujar Anto.

Dengan kata lain, jelas Anto, antara eksekutif dengan legislatif di Pasaman mampu menjalin hubungan kemitraan yang baik, termasuk dalam merumuskan sejumlah program pembangunan yang didedikasikan untuk kemajuan daerah dan upaya untuk mensejahterakan masyarakat Pasaman.

Pada bagian akhir, Anto berharap kepada masyarakat untuk jeli memanfaatkan momen demokrasi yang sedang berkembang saat ini. "Jangan sampai apatis dengan perkembangan siatusi yang ada,” katanya. 

Anto kembali mengingatkan, dalam sistem demokasi yang dibangun di Indonesia, kedauatan sebenarnya berada di tangan masyarakat. “Manfaatkanlah kedaulatan itu untuk kemaslahatan bersama,” imbuhnya. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER