21 June 2019

PPDB Untuk SD Segera Dibuka, Pendaftaran Dapat Dilakukan Dengan "Smart Edu"


PADANGPANJANG(GemaMedianet.com— Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Sekolah Dasar (SD) Negeri Kota Padang Panjang Tahun Pelajaran 2019/2020 akan segera dilaksanakan.

Pendaftaran akan dimulai pada tanggal 24-26 Juni 2019, untuk pengumuman siswa yang diterima tanggal 28 Juni 2019 dan dilanjutkan dengan pendaftaran ulang. Awal mulai sekolah atau awal tahun pelajaran tanggal 15 Juli 2019. Sedangkan untuk SMP baru akan dibuka mulai tanggal 4 Juli 2019. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Drs.Desmon,M.Pd melalui WhatsApp (WA), Kamis (20/6/2019).

"Iya benar sekali penerimaan peserta didik untuk tingkat SD akan dilakukan dalam waktu dekat ini, bagi orangtua silahkan daftarkan anaknya segera ke sekolah yang mereka inginkan," ujarnya.

Desmon juga memaparkan tata cara penerimaan murid baru yaitu mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB, dan Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 tahun 2019 dan Nomor 420/2973/SJ-2019.

Sesuai ketentuan tersebut, PPDB menggunakan sistem Zonasi berdasarkan tempat tinggal yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). 

Kuota penerimaan masing-masing sekolah terdiri dari tiga jalur, yaitu (1). Jalur Dalam Zona, minimal 90 persen dari daya Tampung, (2). Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua, maksimal 5 persen dari daya Tampung, (3). Jalur Prestasi, maksimal 5 persen dari daya tampung. 

Di Kota Padang Panjang, sebutnya, PPDB SD dengan menggunakan sistem zona berdasarkan tempat tinggal ini, bukan hal yang baru. Beberapa tahun terakhir, penerimaan siswa baru di jenjang SD telah berdasarkan kepada tempat tinggal (RT) terdekat dengan sekolah (sebelumnya disebut rayon) yang juga dibuktikan dengan KK atau keterangan domisili atau keterangan pindah tugas orangtua.

Hanya saja, Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 mengatur lebih tegas dibanding peraturan PPDB tahun sebelumnya dan ada sanksi yang tegas pula bagi sekolah dan pemerintah daerah apabila terbukti tidak mematuhi peraturan menteri ini. 

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat dan sekolah agar menghormati dan mengikuti peraturan tentang PPDB ini yang juga akan segera diikuti dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Distribusi Guru dan Pemerataan Kualitas Pendidikan (Sekolah), sehingga diharapkan semua sekolah menjadi sekolah yang berkualitas dan berkeunggulan, ajaknya.

Desmon juga berbicara tentang Aplikasi Smart Edu yang telah dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Padang Panjang dimana aplikasi ini akan memudahkan masyarakat melakukan pendaftaran dan menjamin transparansi penerimaan siswa baru di SD dan SMP Negeri, aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store pada Smartphone atau HP Andorid, 

Selain itu Smart Edu juga telah dilakukan penyempurnaan link web : http//www:ppdbsmp.padangpanjang.go.id sehingga dapat pula digunakan untuk PPDB di tingkat SD. 

Di aplikasi dan website tersebut, orangtua atau calon siswa akan dipandu sampai kepada pengambilan bukti pendaftaran. Prosesnya sangat mudah, cukup hanya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon siswa, lalu ikuti instruksi dan pilihan yang muncul. 

Bagi yang kesulitan, silakan datang ke sekolah terdekat di dalam Kota Padang Panjang, baik sekolah yang dekat dengan tempat tinggal atau sekolah dekat dengan tempat bekerja, sehingga tidak harus meninggalkan pekerjaan. Dari tempat manapun melakukan pendaftaran, hasilnya akan sama karena database yang digunakan terintegrasi dengan data kependudukan. 

Namun demikian, orangtua/wali diminta untuk datang langsung ke sekolah dengan membawa anak yang akan menjadi calon siswa di SD terdekat yang menjadi zonanya, pada saat pendaftaran awal atau setidaknya pada saat pendaftaran ulang untuk proses verifikasi dan validasi data. Informasi dan persyaratan pendaftaran dapat dilihat di setiap SD Negeri di Kota Padang Panjang atau di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Padang Panjang. (Release/cg-Desmon)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER