19 June 2019

Elly Thrisyanti : Pembangunan Gedung Baru DPRD Padang Disepakati Multiyears APBD 2020


PADANG(GemaMedianet.com— Setelah sempat tertunda beberapa tahun, pembangunan gedung baru DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang sebelumnya direncanakan di kawasan Aia Pacah Koto Tengah, akhirnya kembali dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang tahun 2020.

Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti mengatakan, kelanjutan rencana pembangunan gedung baru DPRD Kota Padang di Kawasan Aia Pacah Komplek perkantoran Walikota Padang, yang sempat tertunda beberapa tahun telah diakomodir dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020. 

"Persetujuan itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS APBD Kota Padang Tahun 2020 antara Walikota Padang dan DPRD pada akhir rapat paripurna hari ini," terang wanita pertama yang menjabat Ketua DPRD Kota Padang ini kepada GemaMedianet.com di ruang kerjanya usai pelaksanaan rapat paripurna, Jum’at  (19/7/2019).

Elly Thrisyanti menyebutkan, Nota Kesepakatan KUA PPAS APBD Kota Padang Tahun 2020 antara Walikota Padang dan DPRD diberi Nomor 08 Tahun 2019 Tanggal 19 Juli 2019 tentang Persetujuan pelaksanaan kegiatan tahun jamak (multy year) pembangunan kantor DPRD Kota Padang. 

"Pelaksanaan pembangunan gedung baru DPRD itu dianggarkan sekitar Rp.150 miliar melalui penganggaran tahun jamak (multy year) APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2020," ulasnya.

Elly juga menyampaikan, pembangunan gedung baru DPRD Kota Padang ini hanya tinggal melaksanakan apa yang telah dibahas sebelumnya.

"Dari mulai Detail Engineering Design (DED), lokasi, Landscape dan lainnya sudah lengkap, sekarang ini hanya tinggal penganggaran saja," ujarnya.

Elly menambahkan, penganggaran gedung baru kantor DPRD Kota Padang tersebut sangat mendesak dan dibutuhkan. Mengingat  gedung DPRD Padang yang ada saat ini sudah tidak representatif lagi. 

Selain itu ketersediaan lahan parkir untuk kendaraan roda empat juga tidak lagi memadai. Ia mencontohkan ketika ada paripurna, kenderaan milik anggota DPRD dan undangan terpaksa menumpuk di bahu kiri kanan jalan depan gedung DPRD. 

"Kondisi itu tentu membuat tidak nyaman pengguna kenderaan jalan lain, dan oleh karenanya gedung baru kantor DPRD Kota Padang menang sudah mendesak dan dibutuhkan," ujar politisi Partai Gerindra ini. 

Seperti diketahui, rencana pembangunan gedung baru DPRD Kota Padang dengan sistem multy years itu batal dianggarkan dalam APBD 2017. Meski memang sempat dibicarakan sebelumnya pada pembahasan KUA - PPAS APBD 2017 lalu. 

Namun, karena kondisi 2017 lalu Kota Padang lebih difokuskan pada pembangunan tahun jamak prioritas, diantaranya penyelesaian Pasar Inpres Pasar Raya Padang, karena itu pembangunan gedung baru DPRD Kota Padang  dibatalkan. (mr) 

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER