11 May 2019

Pesantren Ramadhan Serentak Dimulai, Kurikulum Diintegrasikan Nilai Budaya ABS-SBK


PADANG(GemaMedianet.com— Pesantren ramadhan kian menjadi primadona bagi orangtua. Selain menjadi program unggulan Pemko Padang, pesantren juga sebagai media pembelajaran ilmu agama, akhlak, budi pekerti, dan ilmu pengetahuan.

Bahkan di tahun ini, tahun ke 15 Pesantren Ramadhan dilaksanakan, Pemko Padang mengembangkan kurikulumnya dengan mengintegrasikan nilai budaya Minangkabau "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" (ABS-SBK) pada program Pesantren Ramadhan.

Walikota Padang Mahyeldi, mengatakan, perlunya mengintegrasikan nilai-nilai ABS-SBK pada program Pesantren Ramadhan mengingat potensi kuat arus globalisasi dan modernisasi dalam merusak akhlak generasi muda, menggeser nilai agama serta adat dan budaya Minangkabau.

"Pesantren Ramadhan menjadi salah satu cara membentengi generasi muda dengan intelektual yang hebat, agama yang taat, dan budaya yang kuat," ungkap Mahyeldi saat membuka Pesantren Ramadhan di Masjid Nurul Yaqin Lolong Belanti, Sabtu (11/5/2019) pagi. 

Dijelaskan, Pesantren Ramadhan serentak dimulai hari ini di 1.600 Masjid dan Mushalla di Kota Padang.

Pelaksanaan Pesantren Ramadhan di Masjid/Mushalla di lingkungan tempat tinggal merupakan bentuk kesadaran dan kepedulian bersama antara orangtua, masyarakat dan pemerintah yang bertanggungjawab atas masa depan generasi muda.

"Penyempurnaan kurikulum Pesantren Ramadhan terus kita lakukan dengan melibatkan pihak-pihak yang ahli di bidangnya," ujar Mahyeldi.

Ditambahkannya, pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun ini dimulai 11-29 Mei yang diikuti sekitar 100 ribu lebih pelajar SD/MI dan SMP di Kota Padang.

"Mari bersama-sama kita sukseskan Pesantren Ramadhan ini. Tentunya dengan pengawasan orangtua, masyarakat, dan guru sekolah. Semoga generasi muda Kota Padang semakin mencintai Masjid, berakhlaqul karimah, memiliki keimanan, ketaqwaan dan ilmu pengetahuan yang kuat. Serta, memahami dan melaksanakan nilai-nilai ABS-SBK," tutup Mahyeldi yang didampingi Kabag Humas Imral Fauzi dan Camat Padang Utara Editiawarman. (uaa/as/rel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER