15 May 2019

Nekat Buka Siang Hari, Pemkab Pasaman Bakal Tindak Rumah Makan, Warkel dan Warkop Nakal


PASAMAN(GemaMedianet.com— Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan bakal menindak pemilik Restoran, Rumah Makan, Warung kelambu (Warkel), Warung Kopi (Warkop) sejenisnya yang masih nekat beroperasi di siang hari.

"Mari sama-sama kita jaga kesucian Bulan Ramadhan ini. Sudah pada tempatnya kita saling mencari maghfirah dan ampunan. Jangan malah mengisi dengan perbuatan tercela. Terkhusus bagi pemilik Rumah Makan yang masih nekat beroperasi siang hari bakal ditindak tegas," ujar Bupati Yusuf Lubis diwakili Kabag. Pemerintahan, Djoko Rifanto saat melakukan safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman Kampung Air Apung, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Selasa (14/5/2019).

Djoko Rifanto mengatakan, edaran terkait larangan terhadap Rumah Makan tersebut sudah disebarkan dan ditempel pada tempat umum di seluruh daerah. "Bahkan kita juga sudah meminta kepada Camat, Wali Nagari hinga Jorong untuk menyampaikan larangan  ini kepada masyarakat. Jadi kalau masih nekat, berarti pemilik Rumah Makan tersebut siap-siap untuk ditindak," tegasnya.

Pihaknya kata dia sudah menyiapkan personil Satpol PP untuk gencar melakukan razia dan menindak ke seluruh daerah.

"Sejak awal Ramadhan kemarin mereka sudah berpatroli. Jadi kita sangat serius dalam hal ini. Jadi kami minta semua masyarakat untuk saling mematuhi larangan ini demi kebaikan kita bersama," tukasnya.

Disamping itu kata dia, Pemda setempat juga melarang penjualan dan peredaran mercon, kembang api atau meriam bambu sejenisnya selama bulan Ramadhan.

"Karena ini dapat mengganggu aktifitas jamaah melaksanakan Shalat Tarawih di Masjid atau Musholla. Kemudian bisa memicu kebakaran dan lainnya," katanya.

Ia juga meminta kepada orangtua agar tidak membelikan anaknya senjata mainan yang dapat menciderai atau melukai anak-anak. Sehingga bisa memicu konflik antar masyarakat. 

"Sekali lagi, mari sama-sama kita jaga keamanan, ketertiban dan kesejukan selama Bulan Suci Ramdhan ini. Jalin silaturrahmi, jangan biarkan efek pesta demokrasi lalu merusak kerukunan diantara kita," harapnya.

Diakhir sambutannya dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pembangunan kepada pengurus Masjid Masjid Nurul Iman senilai Rp.10 Juta, dua gulung karpet shalat dan satu paket Al-Qur'an dari Banznas Pasaman.  (Noel/Humas)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER