Ruang Iklan Anda

21 May 2019

Aliansi BEM se-Sumatera Barat Demo DPRD Sumbar, Desak Pemerintah Tidak Diamkan Kematian 600 KPPS


PADANG(GemaMedianet.com— Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Barat (Sumbar) melakukan aksi demo di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Senin (20/5/2019) siang.

Dalam aksinya para mahasiswa menuntut diusutnya kematian ratusan anggota KPPS saat Pemilu 2019 lalu, dan keadilan terkait penghitungan suara yang salah input oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain berorasi mereka juga membawa spanduk, replika jenazah, membacakan sumpah mahasiswa, bernyanyi serta meneriakkan yel-yel. 

“Banyaknya pejuang demokrasi yang meninggal dan sakit saat pelaksanaan Pemilu, dan pemerintah diminta tidak mendiamkan hal ini begitu saja,” ungkap Koordinator Aksi, Kurniawan Rizki dalam orasinya.

Lebih Lima ratus rakyat yang jadi petugas KPPS telah menjadi korban. "600 itu adalah manusia semua, kita ingin korban, terutama yang ada di Sumatera Barat menerima santunan,” ucapnya.

Merasa kedatangannya hanya disambut dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, para mahasiswa berkeinginan masuk ke gedung DPRD Sumbar. Menurut mahasiswa, kantor DPRD merupakan rumah rakyat, tentu mereka juga berhak untuk masuk menggelar sidang rakyat. 
Kondisi itu sempat memicu terjadinya aksi dorong-dorongan antara Mahasiswa dan Polisi, kemudian karena terdesak mahasiswa mundur beberapa langkah.

Sambil berorasi, bernyanyi dan meneriakkan yel-yel, para mahasiswa kembali bergerak maju berusaha menembus pagar betis aparat gabungan Polresta Padang dan Polda Sumbar yang berlapis-lapis. Aksi dorong dorong kembali tak terelakkan antara mahasiswa dan polisi, akibatnya beberapa mahasiswa sempat terjatuh dan terluka. Dengan massa sedemikian banyak, tidak begitu mudah bagi aparat kepolisian untuk memberikan akses masuk bagi mahasiswa. 

Sayangnya, kedatangan mahasiswa tak satu pun disambut oleh anggota dewan. Pasalnya, sesuai agenda Bamus, terhitung tanggal 16 sampai 22 Mei mendatang anggota DPRD Provinsi Sumbar melakukan kunjungan kerja ke luar daerah terkait pembahasan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Mendapati hal itu, para mahasiswa cukup kecewa dan bertekad akan kembali mendatangi gedung DPRD Sumbar Dalam jumlah lebih besar. "Kita akan mengambil alih gedung DPRD Sumbar dan melakukan sidang rakyat," tegas Indra. 

Terkait hal itu, Kabag Keuangan DPRD Sumbar, Rismunandar yang menerima perwakilan mahasiswa menegaskan, apa yang menjadi aspirasi mahasiswa ke gedung DPRD Sumbar akan disampaikan pada anggota dan pimpinan DPRD apa yang jadi aspirasi dari mahasiswa.

“Apa saja aspirasi yang ada hari ini akan kami laporkan kepada pimpinan dan anggota DPRD Sumbar,” tukasnya. (uki)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER