03 April 2019

Evi Yandri Rajo Budiman, Dari Aktifis Sosial Menuju Penyambung Aspirasi Masyarakat di Legislatif


PADANG(GemaMedianet.com— Evi Yandri Rajo Budiman mengakui belum begitu lama bergumul di kancah politik. Pasalnya, selama ini dia merupakan seorang aktifis yang sudah cukup lama bergerak di bidang sosial, organisator yang handal dengan menjadi ujung tombak di beberapa organisasi.

"Saya sebenarnya bukan orang politik, karena memang jauh sebelumnya merupakan aktifis yang berkecimpung di bidang sosial. Hanya kemudian terbawa ke politik di tahun ini," ungkap Evi Yandri Rajo Budiman dalam bincang-bincang sore dengan Ikatan Keluarga Wartawan Republik Indonesia (IKW RI) di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang, Rabu (3/4/2019).

Dijelaskan, aktifitas bidang sosial yang ia lakoni membuat beberapa pihak dan partai politik menarik dirinya untuk berkecimpung di Ranah politik.  Namun beberapa kali pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg), ajakan itu ia tolak.

"Sejak 2004 telah ada beberapa pihak dan parpol yang mengajak saya untuk terjun ke politik, namun ajakan itu tetap saya tolak. Ajakan yang sama juga terjadi pada Pileg berikutnya, 2009 dan 2014, namun kembali saya tolak," ujar Evi lagi.

Ia melanjutkan, di 2019 ini ia juga kembali didesak, dan bahkan diminta berpikir panjang untuk ikut Pileg 2019. Awalnya ia masih belum memberikan keputusan, namun setelah berpikir panjang dirinya kemudian memutuskan untuk maju pada Pileg 2019.

"Keputusan itu pun baru ada dimenit-menit terakhir penutupan pendaftaran caleg. Pemicunya adalah persoalan tanah Lehar kaum Maboet seluas 765 hektar yang tak kunjung tuntas. Padahal terkait persoalan itu kita sudah menyurati presiden, namun belum membuahkan hasil berarti. Karena itu saya bertekad untuk berjuang di legislatif guna menjembatani aspirasi yang belum tersampaikan," ujar Evi.

Ia akhirnya menyadari, bahwa untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat butuh Iembaga yang representatif. Maka, kini dia mulai terjun ke politik dan mengikuti Kontestasi Pileg 2019 mendatang.

Sebagai seorang aktivis yang selama ini memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terzalimi, terjun ke politik merupakan sebuah keharusan agar kebijakan yang selama ini cenderung mengabaikan hak-hak masyarakat bisa dipengaruhi melalui sebuah lembaga resmi dan memiliki korelasi yang jelas.

Oleh karena itu pengusaha muda Kota Padang ini terjun ke politik atas dasar kebutuhan masyarakat, bukan kebutuhan dirinya secara pribadi. Dia mulai bergumul dengan politik atas dasar desakan dari berbagai elemen masyarakat, bukan karena untuk memenuhi kebutuhan syahwat politiknya, karena dia memang bukan merupakan politisi yang ambisius.

Dengan mengusung suatu tujuan, menjadi jembatan warga Kota Padang ke pemerintah untuk mengentaskan berbagai persoalan sosial-ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di jalur legislatif.

Masih menurut Evi, sebagai seorang pengusaha muda yang kini tengah merambah bisnis di bidang distributor dan ritel ia menilai, politik merupakan sistem untuk mencapai sebuah tujuan. "Terutama tujuan yang berkaitan dengan pergerakan yang selama ini dilakukannya di beberapa organisasi," tukasnya.

Kini, Owner dari CV P&D HANA ini maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat lewat Partai Gerindra di Dapil Sumbar 1 Kota Padang dengan nomor urut 10. (ki) 

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER