09 March 2019

Sejarah Baru SMKN 1 Sumbar, Singkronkan Penyerahan Aset BLPT Dengan Revitalisasi Menuju Sekolah Unggul


PADANG(GemaMedianet.com— Sejarah baru kini dimulai di SMK Negeri 1 Sumatera Barat (Sumbar) yang beralamat di Jalan M Yunus Lubuk Lintah Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Kali ini lewat diserahterimakannya aset UPTD BLPT Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kepada SMK Negeri 1 Sumatera Barat yang dilangsungkan di halaman Kantor SMKN 1 Sumbar, Jumat (8/3/2019).

Serah terima itu ditandai dengan penandatanganan batu prasasti serah terima aset oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Burhasman Boer dan Kepala SMKN 1 Sumbar Risman Jondedwi, serta disaksikan Mantan Sekdaprov Sumbar, Ali Asmar, Kabid PSMK Dinas Pendidikan Sumbar, Syofrizal B, para kepala SMK se Sumbar, Komite sekolah Hermon, para guru serta undangan lainnya.

Kegiatan ini juga sekaligus menandai rangkaian giat program revitalisasi SMKN 1 Sumbar menuju sekolah unggul. 

Kepala SMKN 1 Sumbar, Risman Jondedwi dalam laporannya menyampaikan, pengalihan aset UPTD BLPT menjadi milik SMKN 1 Sumbar merupakan upaya manajemen dan seluruh keluarga besar SMK N 1 Sumatera Barat dalam memenuhi kondisi sarana dan prasarana SMK N 1 Sumatera Barat seperti yang diatur dalam 8 SNP tentang standar Sarana dan Prasarana sekolah sesuai dengan Permendikbud No.34 Tahun 2018. 


Serangkaian itulah, manajemen dan seluruh keluarga besar SMK N 1 Sumatera Barat kemudian membuat berbagai langkah dan program-program agar Aset Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat di UPTD BLPT dapat dialihkan menjadi Aset SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Hingga akhirnya mendapatkan dukungan penuh dan rekomendasi dari semua pihak untuk percepatan proses dan tahapan pengalihan Aset Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat menjadi Aset SMK negeri 1 Suamtera Barat. 

"Alhamdulillah, upaya manajemen dan seluruh keluarga besar SMK N 1 Sumatera Barat tersebut membuahkan hasil seperti yang diharapkan bersama, yakni dengan direalisasikannya pengalihan aset UPTD BLPT kepada SMKN 1 Sumbar pada hari ini," ungkap mantan Kepala SMKN 1 Padang ini.

Perlu diketahui, sebutnya, upaya pengalihan aset UPTD BLPT tersebut dimungkinkan, karena berdasarkan Peraturan Gubernur  Sumatera Barat Nomor 97 Tahun 2017 bahwa UPTD BLPT tidak dapat lagi melaksanakan kegiatan operasionalnya sesuai tugas pokok dan fungsi, yang ditetapkan dalam surat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat tertanggal 16 Mei 2018.


Mantan Kepala SMKN 5 Padang ini juga menyampaikan, dalam penyelenggaraan kegiatan serah terima aset Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat kepada SMK Negeri 1 Sumatera Barat ini juga diselenggarakan kegiatan lain yang mendukung revitalisasi SMK N 1 Sumatera Barat menuju sekolah unggul.

Berikut kegiatan lainnya yang mendukung revitalisasi SMKN 1 Sumatera Barat menuju sekolah unggul :

1. Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Ikhlas SMKN 1 Sumbar

Kegiatan ini dilatarbelakangi bahwa SMK Negeri 1 Sumatera  Barat telah memiliki sarana ruangan Ibadah berupa Masjid Al-Ikhlas dengan luas bangunan 100 m2 yang digunakan untuk tempat beribadah bagi seluruh keluarga besar SMK Negeri 1 Sumatera Barat.


Manajemen dan seluruh keluarga besar SMK Negeri 1 Sumatera Barat mengupayakan renovasi pembangunan Masjid Al-Ikhlas dengan beberapa pertimbangan. Diantaranya luas bangunan masjid belum memenuhi kelayakan sarana. Ruang Ibadah yang diatur dalam 8 SNP terkait standar sarana dan prasarana Ruang Ibadah dengan luas bangunan 100 m terlalu kecil untuk jumlah peserta didik pada T.P 2018/2019 adalah 884 dan ± 119 guru dan pegawai. 

Kemudian arah kiblat yang belum tepat mengahdap kiblat setelah dilakukan validasi arah kiblat sesuai kompas dan penunjuk arah (bergeser ± 17 0).

Bangunan tidak mendukung dengan beberapa aktivitas yang mendukung program kesiswaan terkait keagamaan seperti kegiatan sholat Jumat bersama, Rohis, Wirid dan kegiatan siswa Boarding berupa Tahfizh dengan rincian informasi jumlah siswa yaitu ± 87 orang (54  orang yang dibiayai APBD dan 33 orang yang dibiayai APBN) 


Untuk mendukung kegiatan  Pembangunan Masjid Al-Ikhlas, keluarga besar SMK Negeri 1 Sumatera Barat melakukan upaya penggalangan dana bersifat swadaya (sumbangan yang tidak mengikat dari seluruh keluarga besar dan masyarakat sekitar), dan upaya lain yaitu menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disetujui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat untuk tahap I sebesar Rp. 250 juta dengan luas bangunan (15 m x 15 m) + Luas Mihrab (10 m x 2,5 m) dengan luas total 250 m2. Dana tahap awal yang telah digalang  sekitar Rp. 60 juta dan terus dilakukan penggalangan dana untuk memenuhi biaya renovasi tahap I.

"Melanjutkan penggalangan dana dengan membuat proposal ke Instansi lain yang tidak mengikat serta Melampirkan RAB dan  Gambar Masjid Al-Ikhlas," terangnya. 


2. Launching PPK Sumbang 12 dan GLS

Sebagai sekolah yang melaksanakan sistem boarding school, SMK Negeri 1 Sumatera Barat mengedepankan basis relegius dan budaya Islam Minangkabau (ABS-SBK) yang memuat empat nilai utama dalam PPK sesuai dengan visi sekolah.

Oleh karena itu, Revitalisasi SMK Negeri 1 Sumatera Barat memprogramkan pencanangan sosialisasi dan penanaman karakter Sumbang Duo Baleh sebagai bentuk pengembalian nilai penting budaya Minangkabau dalam hal penanaman budi pekerti.


Kemudian, membumikan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dilakukan untuk menyikapi Permen Dikbud No.23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Perilaku siswa yang tidak baik disebabkan kurangnya penanaman budi pekerti.

Lewat Gerakan Literasi Sekolah (GLS) akan menjadikan para warga sekolah dapat mengakses, memahami dan menggunakan berbagai informasi secara cerdas.


"Dengan demikian diharapkan dapat menumbuh kembangkan budi pekerti peserta didik," ucapnya.

Tingkatan-tingkatan literasi yang dapat dialami oleh tiap orang dibedakan atas literasi dini dan literasi dasar setelah berikutnya akan mengalami Pengembangan pengembangan lebih lanjut.

Literasi dini dianggap sebagai literasi awal yang terjadi pada diri peserta didik. Literasi dini menggambarkan kemampuan seseorang untuk menyimak, memahami bahasa lisan, dan berkomunikasi melalui gambar dan tutur yang dibentuk oleh pengalaman berinteraksi dengan lingkungan sosial di rumah.


"Literasi dini yang baik merupakan cikal bakal tumbuhnya budaya literasi," ujarnya.

Menurutnya, hasil yang ingin dicapai yakni nilai-nilai utama yang tertuang dalam Sumbang Duo Baleh dan GLS dibuatkan dalam bentuk banner yang diletakkan pada tempat strategis. "Agar siswa memahami dan terbiasa untuk melihat dan mengetahui nilai-nilai yang ingin ditanamkan yang digali dari nilai budaya Alam Minangkabau dan membiasakan diri terhadap Gerakan Literasi Sekolah," jelasnya. 

3.Pelantikan Pengurus MGMP Teknik Ketenagalistrikan (TKTL) Provinsi Sumatera Barat


Dikarenakan MGMP TKTL Provinsi Sumatera Barat belum terbentuk, SMKN 1 Sumatera Barat menggagas terbentuknya MGMP  yang diawali pertemuan guru TKTL yang mewakili Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 30 April 2018.

Pertemuan berikutnya terbentuk AD ART dan draft Pengurus MGMP TKTL pada tanggal 04 September 2018, dan diajukan pengesahannya ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.

Ia berharap, dengan terbentuknya MGMP TKTL Provinsi Sumatera Barat bisa meningkatkan kompetensi peserta didik TKTL di wilayah Sumatera Barat, dan guru-guru dapat saling berbagi kompetensi terupdate untuk hasil pencapaian yang maksimal (dengan ikon perolehan juara LKS TKTL Nasional). .


Dengan terbentuknya MGMP TKTL Provinsi Sumatera Barat, maka hasil yang diperoleh yakni Realisasi SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Nomor : 421.02/3655/KPTS-2018 Tentang Penetapan Pengurus MGMP Teknik Ketenagalistrikan Provinsi Sumatera Barat Periode 2018-2021.

4. Sosialisasi Magang ke Jepang

Di kesempatan ini juga dilakukan sosialisasi magang ke Jepang. Kegiatan dimulai hari ini hingga 29 Maret 2019. Sedangkan seleksi mulai tanggal 1 - 5 April 2019. "Dengan sosialisasi ini arapannya agar tamatan SMK Se-Sumatera Barat dapat berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan magang ke Jepang," pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman Boer berharap dengan adanya Penyerahan aset UPTD BLPT kepada SMKN 1 Sumbar, maka SMK satu-satunya yang punya asrama di Sumbar ini dapat semakin lebih baik.

"Sejalan dengan tagline "sekolah unggul", maka dengan penyerahan aset ini pembinaan semakin lebih baik lagi," ujarnya.

Ia juga menambahkan, konsep revitalisasi itu lebih banyak pada proses, yakni proses pada kualitas, peningkatan pembelajaran. Oleh karena itu dengan adanya penyerahan aset ini, maka adanya adet itu singkron dengan revitalisasi.

"Dan ini menjadi tanggung jawab moral  manajemen dan stakeholder serta seluruh warga sekolah untuk berjalannya program revitalisasi berjalan dengan lebih baik," tukasnya.

Kegiatan penyerahan aset itu kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama Masjid Al Ikhlas SMKN 1 Sumbar oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat didampingi Kepala SMKN 1 Sumbar, komite sekolah, stakeholder, dan selanjutnya diakhiri dengan makan bersama.  (ki) 

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER