17 February 2019

Ratusan Warga Kota Padang "Serbu" Festival Ayo Makan Sate, Pemko Bakal Fasilitasi Label Halal


PADANG(GemaMedianet.com— Ratusan masyarakat menyerbu Festival "Ayo Makan Sate" yang digelar Dinas Perdagangan Kota Padang bekerjasama dengan Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP) di sepanjang Jalan Permindo, Pasar Raya Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (16/2/2019) sore.

Kegiatan yang diramaikan 22 pedagang sate untuk memulihkan kembali marwah pedagang sate akibat kasus "pedagang sate daging babi" di Simpang Haru beberapa waktu lalu tersebut, dibuka langsung oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Turut hadir dikesempatan itu Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal, Kabag Humas Pemerintah Kota Padang beserta jajaran, Kepala DP3AP2KB, Heryanto Rustam, dan Ketua MUI Kota Padang. Selain pejabat dan tokoh masyarakat Kota Padang juga dihadiri pejabat provinsi seperti Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Asben Hendri, dan Kabiro Humas Pemprov Sumbar. 

Penasehat KJP, Miko Kamal dikesempatan itu menyampaikan, festival makan sate yang digelar sore ini merupakan  hasil kerjasama KPJP dengan Dinas Perdagangan Kota Padang untuk mengembalikan marwah pedagang pedagang sate sebagai ekses kejadian atau kasus pedagang sate daging babi di Simpang Haru beberapa waktu lalu. 


"Kita terpanggil untuk memulihkan kepercayaan masyarakat untuk menikmati kembali sate halal," ujar Miko. 

Ia juga menyampaikan, untuk suksesnya festival makan sate ini panitia mengundang 30 pedagang sate, dan yang hadir baru sebanyak 22 pedagang sate. 

KPJP memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah kota melalui Dinas Perdagangan Kota Padang, diantaranya dalam bentuk penyediaan tenda-tenda, meja kursi, soundsystem dan sebagainya.


"Sekaligus kita berharap kegiatan ini menjadi momen pemberian sertifikat halal bagi pedagang sate, karena kendala selama ini juga berkaitan dengan persoalan biaya," tukasnya. 

Sementara Walikota Padang Mahyeldi mengatakan, akibat kasus pedagang sate daging babi di Simpang Haru sangat berdampak kepada pedagang sate baik-baik lainnya. Oleh karena itu lewat festival ayo makan sate kali ini Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati kembali sate yang halal. 

"Pedagang sate di Kota Padang sangat banyak, sedangkan yang bermasalah hanya satu. Yang lainnya tidak bermasalah, dijamin halal dan aman untuk dikonsumsi. Mudah-mudahan masyarakat tidak ragu lagi untuk menikmati makan sate," harap Mahyeldi. 


Ia juga menegaskan, Pemko Padang dan seluruh jajaran berkewajiban melindungi masyarakatnya dari hal-hal yang akan merugikan kehidupan masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan pengawasan, seperti dengan melakukan razia-razia terhadap makanan.

“Partisipasi masyarakat untuk melaporkan hal-hal yang melanggar ketentuan, sangat menentukan dan tentu segera kita proses. Sebab satu saja yang bermasalah, maka semuanya bakal terkena imbasnya,” ulas Mahyeldi. 

Ia juga menyebutkan, Pemko bakal memberi perhatian terhadap pedagang sate lainnya, karena tidak bermasalah, dijamin halal dan aman untuk dikonsumsi. 

“Insya Allah semua pedagang sate akan kita beri label halal melalui dinas terkait. Jika ada hambatan, akan kami fasilitasi untuk mendapatkan label halal,” tukas Mahyeldi.


Terkait digelarnya festival ayo makan sate
di Jalan Permindo, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal mendukung pelaksanaan kegiatan positif festival ayo makan sate. 

"Yang bermasalah hanya satu, tidak mungkin yang lain harus terkena getahnya. Untuk itulah Dinas Perdagangan bersama KPJP berusaha meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pedagang sate yang berdagang memang sesuai ketentuan, salah satunya lewat pelaksanaan festival ayo makan sate," tukasnya. 

Festival Ayo Makan Sate yang dibuka sore, mulai pukul 17.00 - 21.30 WIB sempat didera gerimis, namun kondisi itu tak menyurutkan langkah pengunjung untuk menikmati sajian makan sate hingga malam hari. Pedagang membandrol satu piring sate hanya sebesar Rp.10.000. (ki) 

0 komentar:

Post a Comment

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER