27 February 2019

Jelang Pemilu 17 April 2019, Disdukcapil Pasaman Jemput Bola Pelayanan Rekam e KTP

Suasana Rekam e KTP di Kecamatan Duo Koto
PASAMAN(GemaMedianet.com— Untuk memaksimalkan jumlah pemilih pada pemilihan umum 17 April 2019 yang akan datang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pasaman melaksanakan rekam e KTP dengan pola "jemput bola".

Tercatat masih tersisa sekitar 8,37 persen lagi penduduk di daerah itu belum juga melakukan rekam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sekretaris Disdukcapil Pasaman, Eko Syafrianto, mengatakan ada beberapa faktor sehingga masih ada masyarakat yang belim rekam data untuk pembuatan e KTP.

Beberapa faktor tersebut misalnya ada yang belum rekam tapibsudah pindah ke daerah lain tanpa melapor ke Disdukcapil atau merantau. Ada yang sudah meninggal dunia dan punya data ganda tapi tidak dilaporkan ke kantor Disdukcapil.

“Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) semester II Tahun 2018, bahwa jumlah penduduk Pasaman sebanyak 318.379 orang. Untuk penduduk wajib KTP sebanyak 221. 418 orang. Sementara jumlah yang sudah rekam sebanyak 202.878 orang atau 91, 63 Persen. Sedangkan yang belum lakukan rekam KTP sebanyak 18.540 orang atau 8,37 Persen lagi,” terang Sekretaris Disdukcapil Pasaman, Eko Syafrianto,  Rabu (27/2/2019).

Untuk itu Disdukcapil Pasaman gencar melakukan perekaman KTP dengan dua pola sistem, yaitu pelayanan umum di kantor dan membuka lapak layanan ke kampung-kampung.

“Saat ini masih tengah berjalan ke Kampung-kampung yang masih banyak penduduknya belum rekam KTP yaitu di Kecamatan Panti dan Dua Koto. Pelayanan dengan jemput bola ini kami mulai sejak 18-28 Februari 2019 ini," jelasnya.  

Kemudian, dievaluasi lagi untuk rute lokasi selanjutnya. Pokoknya hingga 17 April 2019 ini, bahkan pada saat pencoblosan Disdukcapil juga tetap membuka layanan.

"Harapannya target kita minimal 99 persen warga Pasaman sudah rekam KTP, agar bisa mencoblos nantinya,” tukas Eko Syafrianto. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER