21 January 2019

70 Tahun Gugurnya Chatib Sulaiman, Sumbar Perjuangkan Jadi Pahlawan Nasional


PADANG(GemaMedianet.com Serangkaian dengan memperingati 70 tahun gugurnya Chatib Sulaiman,  pejuang Sumatera Barat, digelar Seminar Nasional sekaligus bedah buku biografi, dan peluncuran Yayasan Chatib Sulaiman di Gedung DILO (Telkom Witel Sumbar Lt.2) Padang,Sabtu (19/1/2019).

Seminar Nasional ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, beberapa Kepala Daerah di Sumatera Barat, Walikota  Padang Panjang yang diwakili oleh Pejabat Sekretaris Daerah Martoni, S.Sos, MSi, didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Alvi Sena, ST, MT, Kadis Kominfo Marwilis, SH, M.Si serta Kadis Pendidikan Pemuda dan Olah Raga yang diwakili Kabid Dikdas Nasrul, SH. 

Bertindak sebagai pemateri seminar diantaranya Mayjen TNI (Purn) H. Amril Amir, S.IP. Dt. Palindih, Peneliti LIPI Prof. Dr. Asvi Warman Adam dan Ketua MSI Sumbar Dr. Wannofri Samry, M.Hum.

Melalui pelaksanaan Seminar Nasional ini diharapkan semua orang yang sudah berjuang untuk kemerdekaan RI khususnya di Sumatera Barat dapat diperjuangkan sebagai Pahlawan Nasional. 

Salah satu yang akan diajukan adalah Chatib Sulaiman, sebagai bentuk penghargaan setelah 70 tahun gugurnya pahlawan Sumatera Barat tersebut.

Baca Juga : Peringatan 70 Tahun Gugurnya Chatib Sulaiman, Gubernur Sumbar Launching Kawasan Car Free Day

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan bedah buku yang berjudul Sang Republikan (Biografi Chatib Sulaiman 1924 - 1949) karya Fikrul Hanif Sufyan dan Chatib Sulaiman (Berjuang dan gugur untuk kemerdekaan Indonesia) karya Hikmat Israr.

Terakhir kegiatan ini ditutup dengan penandatangan Panel dan Peresmian Peluncuran Yayasan Chatib Sulaiman oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, sekaligus juga sebagai salah satu bentuk usulan agar tokoh pejuang tersebut dapat diperjuangkan untuk menjadi salah satu Pahlawan Nasional RI.

Dalam sambutannya, Wagub Nasrul Abit meminta kepada para generasi muda sebagai penerus bangsa untuk bekerja keras dalam mengisi kemerdekaan yang telah diraih para pejuang dengan tetesan darah dan nyawa.

"Bersungguh-sungguhlah menghadirkan pengabdian terbaik kita sebagai wujud cinta bangsa dan tanah air," tutup Nasrul. (kominfo/dr)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER