16 November 2018

DPRD Sahkan APBD Kota Padang TA 2019, Naik Rp.200 Miliar Lebih


PADANG, (GemaMedianet.com)—  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang akhirnya mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2019 sebesar Rp.2,7 Triliun lebih.

Pengesahan belanja daerah tersebut dilakukan dalam rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan APBD Kota Padang TA 2019 di Gedung Bundar Sawahan, Jumat (16/11/2018).

Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti. mengatakan, sebelum disetujui, telah dilakukan pembahasan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Padang sesuai dengan hasil rapat internal, rapat kerja, studi banding dan konsultasi serta rapat finalisasi terhadap Rancangan APBD Padang yang disampaikan walikota beberapa waktu lalu. 

Elly juga menyampaikan, dalam pengesahan tersebut juga ditetapkan anggaran pendapatan daerah sebesar Rp.2.679.316.912.000. Pendapatan itu terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp.824 miliar lebih, dana perimbangan Rp.1,5 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.282 miliar. “Sedangkan untuk pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp.100 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp.52 miliar," terang Elly yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD. 

Sementara Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengawali sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, serta semua pihak yang telah mengupayakan menyusun dan menetapkan APBD Kota Padang TA 2019 secara tepat waktu. 

Selain itu ia juga mengucapkan hal yang sama atas masukan dan saran yang disampaikan, baik ketika pembahasan pada komisi-komisi, pembahasan bersama Banggar maupun pendapat akhir yang telah disampaikan masing-masing fraksi.

“Alhamdulillah, APBD TA 2019 telah kita sepakati bersama, dimana terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya lebih dari Rp.200 miliar kenaikannya. Hal ini tentu menjadi sesuatu hal yang sukses dan menggembirakan guna memberikan dorongan kemajuan pembangunan Kota Padang ke depan, disertai upaya memfasilitasi hal-hal yang muncul nantinya," tutur wako.

Terkait kenaikan APBD 2019 tersebut kata wako, hal dipengaruhi beberapa faktor. Seperti adanya penerimaan dana insentif daerah (DID) dari pemerintah pusat melalui beberapa prestasi dan penghargaan yang diraih Pemko Padang.

"Ke depan tentu semuanya itu diharapkan lebih meningkat lagi. Kemudian potensi yang ada akan lebih dimaksimalkan seperti sekaitan pajak perparkiran, PBB serta penghasil PAD lainnya," ujar Mahyeldi.

Ditambahkankannya, sesuai RAPBD Kota Padang TA 2019 untuk penggunaan APBD yaitu masih mengakomodir sasaran dan 10 Program Unggulan (Progul) sesuai visi dan misi walikota dan wakil walikota yang diselaraskan dengan tema pembangunan di 2019 sesuai perubahan RPJMD Kota Padang 2014-2019 yakni peningkatan pelayanan publik.

“Selain itu dengan APBD kita akan terus berupaya meningkatkan pemerataan pembangunan, investasi, sarana prasarana, infrastruktur pendidikan, konsolidasi, peningkatan kesejahteraan ASN, pertumbuhan ekonomi masyarakat serta lain sebagainya,” pungkasnya.

Rapat paripurna ini juga diikuti Sekretaris DPRD Syahrul, Wakil Ketua Asrizal dan para Anggota DPRD Padang disertai unsur Forkopimda Padang dan pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang.

# em | rel/david

0 komentar:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge