19 September 2018

GOR H Agus Salim Padang "Membludak" di Hari Minggu, Devira : Tetaplah Jaga Kebersihan dan Ketertiban


PADANG, (GemaMedianet.com) -  Saat ini Kawasan GOR Haji Agus Salim Padang telah menjadi salah satu tempat tujuan yang menarik perhatian banyak orang. Setiap hari Minggu kawasan praktis "membludak" karena diramaikan ribuan warga yang melakukan berbagai aktifitasnya.

Selain ditetapkan menjadi salah satu kawasan Car Freeday di Kota Padang dengan aktifitas keolahragaan, tempat ini juga diramaikan dengan kehadiran pedagang kaki lima (PKL) yang menawarkan aneka dagangannya.

Aneka dagangan itu mulai dari penganan, sovenir, perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari, serta aneka jenis dagangan lainnya. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) GOR Haji Agus Salim Padang, Devira mengatakan, dengan telah dijadikannya GOR Haji Agus Salim sebagai kawasan Car Freeday setiap Hari Minggu, maka para PKL dan pengunjung yang datang diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban. 

Apalagi, sebut Delvira, Car Freeday sendiri sudah dimulai sejak pukul 04.00 WIB jelang Shubuh hari Minggu. Sementara sebelum waktu itu masuk, para PKL telah ada yang berdatangan sejak pukul 10.00 WIB malam Minggu untuk menata tempat dan dagangannya. 

"Jika kebersihan tidak dijaga sejak mulai datang hingga pagi hari, tentu sampah yang berserakan menjadi pemandangan yang tak mengenakkan di pagi hari," ujar Devira yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Sepakbola Pemko Padang ini, Senin lalu.

Namun terkadang himbauan dari UPTD GOR Haji Agus Salim Padang ini, sebut Devira, sering terabaikan. Walhasil, ketika Car Freeday ditutup pada pukul 09.00 WIB, masih saja ada sampah yang berserakan di lokasi berjualan PKL. Apalagi beberapa PKL diantaranya masih tetap melakukan aktifitas dagangnya hingga siang hari. Bahkan, hingga sore hari. 

"Menyikapi kondisi ini maka petugas kita melakukan bersih-bersih hingga pukul 11.00 WIB. Dan terkait masih adanya PKL yang berdagang ini tentu ini perlu menjadi perhatian bersama dan ditertibkan," kata Devira. 

Selain itu, ujar Devira menambahkan, perlu juga menjadi perhatian bersama, adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kawasan GOR Haji Agus Salim yang sudah ditetapkan sebagai Car Freeday pada hari Minggu hingga ditutup pada pukul 09.00 WIB. 

"Terbukti masih saja ada kenderaan bermotor milik masyarakat yang menerobos masuk, dan membuat tak nyaman warga yang tengah melakukan aktifitas olahraganya di kawasan ini," terang Devira. 

Seperti diketahui sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Padang, para PKL yang berdagang di kawasan GOR Haji Agus Salim ini dikenai retribusi sebesar Rp.4.400 dengan luas areal 2 x 2 meter. 

Tahun 2018 ini bagi UPTD GOR Haji Agus Salim Padang ditargetkan pendapatan retribusi dari pengelolaan GOR Haji Agus Salim Padang sebesar Rp.2,7 Miliar. (em) 

0 komentar:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge