14 September 2018

DPRD Kota Padang Sahkan APBD Perubahan TA 2018, Pendapatan Daerah dan Belanja Meningkat


PADANG, (GemaMedianet.com) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2018 akhirnya mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang. Pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD-P Kota Padang Tahun 2018 itu dilakukan dalam rapat paripurna DPRD setempat, Senin (10/9/2018).

Dalam APBD Perubahan Tahun 2018 itu, pendapatan daerah mengalami kenaikan sebesar Rp.2,4 Miliar dibanding APBD Induk 2018 sebesar Rp.2,32 Triliun, sehingga total pendapatan daerah menjadi Rp.2,35 Triliun.

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti ini juga diikuti Wakil Ketua DPRD Padang Asrizal, Wahyu Iramana Putra dan Muhidi. Selain itu juga dihadiri Sekretaris DPRD Syahrul, para Anggota DPRD, Unsur Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.


Seperti diketahui, sebelum pengambilan keputusan DPRD Kota Padang, didahului dengan penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap APBD-P 2018. Sebanyak 9 fraksi secara bergiliran menyampaikan pendapat akhirnya melalui juru bicaranya masing-masing. 

Fraksi Perjuangan Bangsa (PDIP, PKB dan PBB) melalui juru bicaranya Wismar Panjaitan mengatakan, dalam meningkatkan pendapatan daerah sangat diharapkan kerja keras dari setiap OPD.

Fraksi ini mengusulkan untuk mendorong merealisasikan target tersebut, Pemerintah Kota Padang dapat memberikan penghargaan bagi OPD yang mampu mencapai target yang diberikan.


Sementara bagi OPD yang tidak mampu dalam mencapai target yang diberikan, sebaiknya diberikan sanksi agar mereka berupaya mencapai target tersebut. "Hal ini bertujuan agar O
PD bersemangat dalam meningkatkan kinerja mereka dalam mengumpulkan pendapatan daerah," pungkasnya. 

Usai mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi, Walikota Padang Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, Pemko Padang optimis dapat mencapai target pendapatan daerah tersebut. Namun itu tentu harus melalui dukungan semua pihak, termasuk DPRD.

Ia menyebutkan, target peningkatan pendapatan daerah ini diprediksi berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni hasil Retribusi Daerah sebesar Rp.72,3 Miliar. Jumlah tersebut lebih besar Rp.2,4 Miliar dari target pendapatan yang ditetapkan dalam APBD 2018 yakni Rp.69,9 Miliar. 


Dalam APBD perubahan 2018 ditargetkan pendapatan asli daerah sebesar Rp.603,7 miliar dari Rp.601,2 miliar di APBD induk 2018. Kemudian untuk belanja daerah mengalami kenaikan sebesar Rp.6,2 miliar sehingga menjadi Rp.2,48 triliun, sementara pada APBD induk 2018 belanja daerah senilai Rp.2,47 triliun. "Sumber kenaikan itu berasal dari belanja langsung sebesar Rp.6,2 miliar. Setelah itu ada sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan sebesar Rp.3,7 miliar," ujarnya.

Mahyeldi mengatakan, pihaknya berupaya terus menaikkan belanja langsung karena sektor ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Bahkan, sejak 2016 pihaknya secara khusus mengalokasikan anggaran belanja langsung lebih besar dari belanja tidak langsung yakni di atas 50 persen. "Untuk itu dalam beberapa waktu ke depan, kami menargetkan belanja langsung dapat mencapai 60 persen dari total belanja daerah," katanya.

Mahyeldi juga menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada DPRD Padang yang telah bekerja keras bersama eksekutif dalam menetapkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.


Menurutnya, penghargaan yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada pimpinan dan para Anggota DPRD Kota Padang melalui penyampaian 9 fraksi yang telah memberikan saran dan pendapat serta persetujuan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD TA 2018. 

“Semoga keharmonisan eksekutif dan legislatif ini terus terpelihara dengan baik, sehingga sasaran pembangunan dapat tercapai. Sekali lagi kami mengucapkan banyak terima kasih atas masukan dan saran yang disampaikan, baik ketika pembahasan pada pansus-pansus hingga sampai pada pendapat akhir yang telah disampaikan masing-masing fraksi melalui juru bicaranya,” pungkasnya. (rel/em)

0 komentar:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge