07 July 2018

Wako Mahyeldi Cek Kondisi dan Fasilitas Rusunawa Pasie nan Tigo


PADANG, (GemaMedianet.com) — Jelang diserahterimakan dan difungsikan, rumah susun sewa (Rusunawa) yang dibangun berkat bantuan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan di Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah ditinjau Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Kamis (5/7/2018).


Hal ini dilakukan walikota untuk mengecek kondisi bangunan dan semua fasilitas yang ada guna memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para penghuni Rusunawa nantinya.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, Rusunawa ini tinggal serah terima dari Kementerian PUPR kepada Pemko Padang yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Untuk itu perlu dipastikan semua sarana dan prasarana Rusunawa karena harus terisi dengan limit waktu lebih kurang enam bulan.

"Insyaallah di Rusunawa ini nanti akan dihuni sebanyak 400 orang yang penghuninya harus sesuai kriteria yang telah ditentukan sesuai aturan. Selanjutnya kita ke depan juga merencanakan pembuatan taman, sarana olahraga dan rumah ibadah serta fasilitas penting lainnya,” sebut Mahyeldi kepada wartawan usai peninjauan.

Ia menyebutkan, mengingat sudah banyaknya berdiri Rusunawa di Kota Padang, ia akan mengupayakan untuk dikelola melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga dapat lebih maksimal dan terkelola secara baik. Sebagaimana untuk kawasan Rusunawa ini juga akan diprotek, dengan pintu masuknya hanya satu disertai pengamanan yang baik, sehingga suasana dapat senantiasa kondusif.

“Kita memiliki perencanaan untuk Rusunawa di Pasie Nan Tigo ini untuk menjadi kawasan industri dengan menyediakan tempat bagi mereka di Rusunawa ini nantinya. Hal ini dikarenakan Pemko Padang melalui Disnakerin sudah pernah melatih bagi kaum perempuan di Kota Padang dalam berbagai jenis kerajinan tangan. Oleh karena itu, kita tinggal melengkapi untuk pembuatan workshopnya lagi, sehingga sambil tinggal di sini mereka punya usaha. Insyaallah dalam waktu sekian tahun mereka tinggal di sini bisa mandiri dan memiliki rumah sendiri,” harap wako didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP), Yenni Yuliza.

Kepala DPRKPP, Yenni Yuliza mengatakan, Rusunawa didirikan berkat bantuan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dengan dua blok bangunan untuk kategori penghuni lajang (belum berkeluarga) dan yang sudah berkeluarga.

Untuk blok kategori penghuni lajang dibangun dengan dua tahapan dimulai dari tahun 2016 dan 2017. Sementara kategori blok keluarga pembangunannya dilakukan selama satu tahun atau satu tahapan di tahun 2017. "Alhamdulillah, untuk kedua bangunan sesuai informasi yang kita dapat, dalam waktu dekat akan dilakukan serah terima aset oleh Menteri PUPR kepada Walikota Padang untuk Pemerintah Kota Padang,” katanya.

Sementara terkait bagaimana cara masyarakat untuk mendaftar menjadi penghuni di Rusunawa, terangnya, sesuai aturan pengisian Rusunawa terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Semuanya sudah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwako) yang disesuaikan.

"Paling besar 30 persen untuk mahasiswa yang ditetapkan sesuai Perwako. Sedangkan bagi masyarakat sekitar Rusunawa nantinya akan koordinasikan melalui camat dan lurah dalam menghimpun calon penghuni Rusunawa kategori MBR,” jelasnya.

Kemudian untuk penghuni Rusunawa kategori lajang, tambah Yenni lagi, pihaknya akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di sekitar Rusunawa. Seperti dengan UNP, UMSB dan lainnya.

Ia juga menyampaikan, terkait saran dari Walikota Padang agar Rusunawa dapat menampung tenaga-tenaga kerja yang sudah pernah dilatih Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian. "Ada sebanyak 80 orang yang dilatih kita akan coba pantau kembali untuk bisa ditempatkan di sini yang nantinya dibuatkan showroom," ujarnya.

Begitu juga untuk youth center atau gelanggang sarana kepemudaan dan keolahragaan bagi penghuni Rusunawa kategori lajang. Pola latihan dan hasil latihan mereka akan ditingkatkan. Harapan dapat memapankan mereka secara ekonomi. "Pada akhirnya mereka akan bisa berusaha dalam waktu yang tidak terlalu lama tinggal di sini karena sudah mapan untuk tinggal di rumah mereka sendiri,” tandasnya. (David/Fsl/ Im)

0 komentar:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge