11 July 2018

Komisi II DPRD Padang Minta Dinas Perdagangan Stop Kemalingan di Kawasan Pasar Raya


PADANG, (GemaMedianet.com)— Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Gustin Pramona meminta Pemerintah Kota Padang melalui instansi terkait untuk mengambil tindakan cepat sekaitan kerugian yang dialami pedagang Pasar Raya Padang akibat barang dagangannya hilang digondol maling.

"Kondisi seperti ini tidak perlu terjadi, dan tidak harus terus terjadi serta tidak perlu menjadi masalah berlarut-larut," ujar Gustin Pramona di DPRD Padang, Selasa (10/7/2018)

Untuk itu, ia meminta Dinas Perdagangan  menstandbykan aparat keamanan di lokasi seperti petugas Trantib, Satpol PP hingga Kepolisian, sehingga tidak menimbulkan  keresahan pedagang. Tentu kenyamanan mereka berjualan perlu terwujud," ujar kader Demokrat ini.

Gustin juga meminta Dinas Perdagangan menelusuri penyebab kehilangan. Apakah karena penataan pedagang yang tidak tepat sasaran atau persoalan lain yang sengaja dibuat pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, ini perlu ditinjau oleh dinas terkait, agar pokok persoalan didapat dan instansi bersangkutan segera mencarikan solusinya. "Tujuannya demi mewujudkan keamanan para pedagang yang berjualan serta menciptakan kondisi pasar raya yang bebas dari tindak kejahatan," ucapnya

Jika inti persoalan didapatkan, maka dinas harus rembuk dengan pedagang serta DPRD. Dan jika jalan keluarnya masih terkandala, tentu DPRD juga bisa membantu memfasilitasi apa yang terjadi dan tuntas.

Sementara, Anggota Komisi II DPRD Padang lainnya, Amrizal Hadi meminta Dinas Perdagangan melakukan pengawasan di lapangan, jika perlu tempatkan petugas. 

"Jangan diserahkan saja kepada personil yang ditugaskan, tapi pimpinan OPD sendiri harus intip juga ke lapangan, apakah petugas benar-benar ada di lokasi dan mereka memang bekerja menjaga keamanan pasar," ujar kader NasDem ini.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal menyampaikan, kemalingan itu dimana-mana pasti saja ada. Meski demikian, instansinya siap melakukan pengawasan secara ketat, agar pedagang tidak merugi dan menghilangkan keresahan.

Terkait lokasi masuk basement yang tidak representatif, pihaknya siap menyelesaikan sesegera mungkin. "Tentu ini demi kenyamanan konsumen berbelanja serta menciptakan pasar raya yang ramai dan diserbu pengunjung," tukasnya. 

Seperti diketahui, kondisi keamanan pasar raya Padang akhir-akhir ini dinilai pedagang tidak aman lagi. Tidak saja di Basement Blok II yang dikeluhkan sering terjadi kemalingan, tetapi juga terjadi disamping Pos Trantib Pasar Raya Padang tepatnya di depan Komplek Padang Theater.

Tak pandang bulu, satu tenda payung beserta dagangan yang biasanya diletakkan dalam gerobak beserta dua bola lampu ikut raib di jarah maling.

"Ambo indak habis pikir, kok tampek menggaleh (berjualan,red) yang sudah puluhan tahun berada di samping Pos Trantib juga jadi sasaran maling. Sementara posisinya persis disamping Pos, dimana ada petugas malam Trantib, apo karajonyo," cetus Ami, pedagang yang dagangannya dijarah maling. (im/em) 

0 komentar:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge