05 June 2018

Dipimpin Hendra Irwan Rahim, Tim Safari Ramadhan DPRD Sumbar Bantu dan Jemput Aspirasi Jamaah Masjid Nurul Haq


SAWAHLUNTO, (GemaMedianet.com) — Tim Safari Ramadhan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Hendra Irwan Rahim mengunjungi Masjid Nurul Haq, Dusun Karang Anyar Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, Minggu (3/6/2018) malam.

Turut serta mendampingi Ketua DPRD Sumbar diantaranya pimpinan OPD Sumbar, seperti Inspektorat Sumbar Mardi, Penanaman Modal, Sekwan Sumbar beserta jajaran, Staf Ahli DPRD Sumbar Werry D Taifur, Media, Pj Walikota Sawahlunto dan Pimpinan OPD terkait, Camat Barangin dan Kepala Desa Santur.

Kedatangan Ketua DPRD Hendra Irwan Rahim beserta rombongan disambut hangat jajaran pengurus Masjid Nurul Haq dan para jamaah, dan seterusnya melakukan Sholat Isya berjamaah dan Sholat Tarawih.

Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim dikesempatan itu menyampaikan, bahwa kedatangannya bersama rombongan DPRD Sumbar serangkaian dengan kegiatan safari ramadhan 1439 H. Kegiatan ini merupakan kunjungan yang dilakukan setiap tahunnya di bulan ramadhan ke daerah pemilihan (dapil).

"Oleh karena itu kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan ramadhan ini merupakan agenda rutin guna mengunjungi masyarakat di dapil, sekaligus sebagai upaya menjemput aspirasi masyarakat," terang Hendra Irwan Rahim yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat.

Ia juga menilai Sawahlunto merupakan daerah yang memiliki potensi bagi pengembangan pariwisata. Terbukti, masih seringnya warga Belanda datang berkunjung ke wilayah bekas pertambangan yang terkenal di masa kolonial.

"Daerah ini bagi mereka menjadi daerah kenangan dan tak terlupakan bagi masyarakat Belanda. Dengan kerapnya mereka berkunjung tentu menjadi peluang bagi untuk terus melakukan pengembangan potensi yang ada untuk peningkatan kunjungan pariwisata, dan pada gilirannya memiliki peluang bagi pendapatan masyarakat kita sendiri," jelasnya sembari memperkenalkan rombongan yang ikut dalam tim safari ramadhan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Dikesempatan itu Ketua DPRD Hendra Irwan Rahim menghimbau seluruh elemen masyarakat Sawahlunto untuk berperan serta menjaga keamanan dan ketertiban. Terlebih lagi Sawahlunto merupakan salah satu daerah di Sumatera Barat yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 27 Juni 2018 mendatang. Harapannya agar pelaksanaan alek demokrasi itu berjalan dengan lancar.

"Pilih lah nanti dari sejumlah calon yang maju dalam Pilkada sebagai pemimpin yang layak dan pantas untuk menjadi kepala daerah lima tahun ke depan sesuai dengan hati nurani masing-masing," ajak Hendra Irwan Rahim.

Ia juga mengajak para tokoh masyarakat untuk senantiasa menjaga Anak Kemenakan agar terhindar dari bahaya Narkoba. Ancaman bahaya Narkoba terhadap generasi muda sebagai generasi penerus sudah sangat mengkhawatirkan, dan dampaknya dapat melahirkan generasi yang lemah.

"Oleh karena itu jangan sampai kita meninggalkan generasi lemah karena pengaruh bahayanya Narkoba, dan itu tentu membutuhkan keseriusan setiap kita dan seluruh elemen masyarakat untuk berperan serta. Bagaimana pun persoalan ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah dan kepolisian saja tapi harus bersama seluruh elemen masyarakat," tegas Hendra.

Selain itu, merebaknya penyakit masyarakat seperti LGBT juga patut menjadi perhatian bersama. Terlebih lagi dari hasil penelitian dan data yang ada penyakit masyarakat LGBT justeru sangat berkembang di Sumatera Barat. Sementara Sumbar sendiri sejak dahulunya sudah terkenal sebagai daerah agamis dengan filosopi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). "Oleh karena itu ajak anak kemenakan sedari dini untuk mencintai masjid. Mari kita ramaikan masjid dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi penguatan iman dan takwa," tukasnya.

Usai menyampaikan sambutannya, Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim berkesempatan menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengurus Masjid Nurul Haq. Bantuan itu diantaranya tikar sholat sebanyak 3 gulungan. Masing-masing gulungan bisa digunakan bagi 20 orang jamaah. Masing-masing bantuan itu juga diserahkan oleh sejumlah pimpinan OPD Provinsi Sumatera Barat. Selain bantuan tikar sholat dari tim safari ramadhan DPRD Sumbar itu juga diserahkan Bantuan berupa uang sebesar Rp.20 juta kepada pengurus masjid.

Bersamaan itu juga diberikan bantuan berupa uang dari PT Semen Padang (PT SP) sebesar Rp.5 Juta yang diserahkan langsung oleh Komisaris PT SP, Werry D Taifur. Acara kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan siraman rohani yang disampaikan oleh Al Ustadz, Muslim.

Kepala Desa Santur dan Pj Walikota Sawahlunto Sampaikan Aspirasi

Sebelumnya, Kepala Desa Santur dalam sambutannya menyampaikan selamat datang Kepada Ketua DPRD Sumbar beserta rombongan di Masjid Nurul Haq, masjid yang dahulunya merupakan bantuan dari Presiden Soeharto. Namun dalam pengembangan selanjutnya masih memiliki keterbatasan dana.

Ia juga menyebutkan, kedatangan Ketua DPRD Sumbar beserta rombongan sudah lama digantikan para jamaah. Apalagi setiap Ramadhan, Ketua DPRD Sumbar sudah sering berkunjung ke Sawahlunto. "Alhamdulillah, tahun ini merupakan giliran dari Masjid Nurul Haq yang mendapatkan kunjungan Tim Safari Ramadhan DPRD Sumbar. Semoga dari bantuan yang akan diberikan nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan masjid lebih lanjut," ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan Masjid Nurul Haq selama ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dan hingga saat ini masih dalam tahap pembangunan. "Tidak salah kami berharapan dari bantuan yang diberikan, kiranya di tahun berikutnya dapat dianggarkan kembali," ujarnya penuh senyuman.

Sementara Pj Sawahlunto diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) menyebutkan, Kota Sawahlunto fokus pada pengembangan pariwisata. Hanya saja dari beberapa pembangunan infrastruktur seperti jalan sering mengalami kendala yang cukup berarti. Diantaranya setelah infrastruktur jalan dibangun, tidak lama jalannya turun. Berkemungkinan terjadi akibat tekstur tanah di Sawahlunto yang dahulunya merupakan bekas kawasan penambangan masa kolonial Belanda.

"Namun Alhamdulillah, masih ada sejumlah jalan yang sudah bisa dilalui kendaraan besar," jelasnya. (em)

0 komentar:

Post a Comment

KPU

KPU

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge