18 April 2018

Puluhan Dokter Bersama Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil


PASAMAN, (GemaMedianet.com) — Sebanyak 25 dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Pasaman terjun ke daerah terpencil di Muaro Seilolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan untuk melakukan pelayanan kesehatan selama dua hari, Minggu-Senin, 15-16 April 2018.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-110 itu dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman, Yusuf Lubis dan Wabup Atos Pratama. Selain itu juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dr Merry Yuliesday, Ketua IDI wilayah Sumbar, dr Pom Harry Satria.Sp.OG (K), Ketua IDI Cabang Pasaman, dr Hamdi, Sp.A, Direktur RSUD Lubuksikaping, Dr Yong Marzuhaili, dan sejumlah kepala OPD.

Dalam kegiatan tersebut, para dokter dikerahkan untuk melakukan pelayanan, seperti pelayanan kesehatan umum, kebidanan, pemeriksaan jantung, bedah, pemeriksaan anak, screening gizi serta tumbuh kembang anak.

Menurut Bupati Yusuf Lubis, kegiatan tersebut memang sudah direncanakan jauh-jauh hari bersama OPD terkait di Kabupaten Pasaman. Selain itu, kegiatan itu juga bertujuan untuk mensukseskan HBDI ke 110.

“Kita berharap masyarakat setempat memanfaatkan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma tersebut dengan baik. Sebab, sejumlah dokter spesialis dan umum dikerahkan dan bermalam hanya untuk melayani kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Sumbar, dr Pom Harry Satria mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi Pemkab setempat yang turut memfasilitasi dan memperingati HBDI ini di Kabupaten Pasaman.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan ke daerah terpencil di Sumbar. Kita ingin membuat rekor bersama dalam hal pelayanan kesehatan disabilitas pada 3 Mei 2018 nanti. IDI, juga fokus pada penanganan balita stunting,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran puluhan dokter ke daerah terpencil tersebut, juga untuk penanganan terhadap balita stunting. Sebab, Nagari Muaro Seilolo, kata dia, termasuk satu di antara sepuluh nagari di Pasaman yang menjadi prioritas nasional penanganan stunting.

“Kita ingin dengan pelayanan kesehatan ke daerah terpencil ini, permasalahan stunting di daerah ini menurun. Stunting teratasi, seiring tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan yang semakin tinggi,” tambahnya. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

KPU

KPU

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge