07 November 2017

Puluhan Pedagang Jalan Samudera Bersedia Pindah ke ‘Pujasera’

Ilustrasi Pujasera

PADANG, (GemaMedianet.com) — Sebanyak 47 pedagang bersedia pindah ke ‘Pujasera, seiring dengan upaya Pemerintah Kota Padang yang terus menata kawasan Pantai Padang. Salah satu bentuk penataan yang dilakukan yakni memberikan tempat yang ‘rancak’ (baik) bagi para pedagang yang ‘menggalas’ (berjualan) di objek wisata tersebut. 

Pedagang yang akan pindah ke tempat yang lebih baik yakni mereka yang berjualan di jalan Samudera, tepatnya di bekas Kantor Dinas Kebudayaan dan Parwisata Kota Padang. Pedagang ini akan dipindahkan ke bekas kantor tersebut yang kini telah disulap menjadi ‘Pujasera’. 

“Sebanyak 47 pedagang sudah bersedia pindah ke ‘Pujasera’,” sebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi iswandi saat dikonfirmasi, kemarin. 

Menurutnya, awalnya seluruh pedagang tersebut enggan untuk pindah. Mereka memilih bertahan karena sudah berjualan sejak lama di sana. Berkat pendekatan yang dilakukan Pemko Padang kepada seluruh pedagang, akhirnya pedagang tersebut bersedia pindah.

“Mulai 13 November ini seluruh pedagang sudah pindah ke tempat baru di ‘Pujasera’,” katanya. 

Tempat yang disediakan Pemko Padang (Pujasera) cukup layak dan baik bagi tempat berdagang. ‘Pujasera’ telah ditata sedemikian rupa. Bahkan tempat ini sudah dilengkapi fasilitas seperti televisi, wifi, toilet, tempat parkir, hiburan live musik setiap akhir pekan, serta aman dari hujan dan badai.

“Jika pada 13 November belum juga pindah, akan kita bantu untuk memindahkannya,” tukas Medi. (Charlie/Hms)

1 comments:

  1. Berita jauh dari pembenaran...Pulahan masyarakat Pedagang Pantai Padang menilai apa yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, bekerja dengan cara ‘Tirani’. Mulai dari perencanaan yang terkesan dipaksakan. Hal ini merujuk paksaan perpindahan pedagang yang dilakukan dengan cara tangan besi.

    Masyarakat Pedagang Pantai yang dulunya berjejer disepanjang Pantai +/- 1 Km dipaksa untuk bertumpuk- tumpukan dilokasi yang tidak lebih luas dari sebuah lapangan bola basket yang lebih luasnya tak seluas lapangan bola futsal.

    Satu pedagang yang dulunya menjual beberapa jenis makanan dan minuman diharuskan menepati ruangan yang +/ - 2 meter (M). Ruangan yang hanya bisa difungsikan gunakan buat gerobak dan memasak. Yang lebih menyedihkan puluhan gerobak yang berjejer terlihat seperti gudang buat gerobak- gerobak.

    Selain hal tersebut, lokasi yang diperuntukan buat berjualan makanan tersebut tidak dilengkapi fasilitas cuci bersih (mencuci piring) dan pembuangan limbah buat pedagang. Sehingga hal ini terkesan asal- asalan dan dipaksakan. saya sangat berharap media ini melakukan kroscek kelapangan dan jangan hanya yakin pada salah satu narasumber...ingat jurnalist sebagai salah satu alat kontrol sosial. terima kasih...

    ReplyDelete

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN
** Group Media Sumbar **

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge