26 October 2017

Pessel Kekurangan Tenaga Dokter Umum dan Gigi Berstatus ASN


PESSEL, (GemaMedianet.com) — Masih terbatasnya jumlah dokter umum yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara ideal menurut jumlah penduduk, berdampak terhadap pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kondisi itu juga dialami oleh Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat. Dengan jumlah penduduk mencapai 560 ribu jiwa, maka jumlah tenaga dokter umum berstatus ASN hanya mampu melayani sebanyak 25 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Syahrizal Antoni mengatakan, dokter umum yang berstatus ASN sebanyak 25 orang itu bertugas di 18 Puskesmas yang ada. Jika digabung dengan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr M Zein Painan, jumlahnya baru sebanyak 30 an orang.

"Dengan jumlah penduduk yang sudah mencapai sebanyak 560 ribu jiwa, idealnya jumlah dokter umum sebanyak 56 orang. Jumlah itu di luar dari tenaga dokter yang ada di RSUD," ungkapnya. 

Hal itu berdasarkan kepada perbandingan ideal antara masyarakjat dengan dokter umum dengan perbandingan 1 dokter umum melayani 10 ribu orang.

"Dengan jumlah penduduk Pessel saat ini telah mencapai 560 ribu juwa, maka jumlah ideal dokter  umum sebanyak 56 orang. Sementara saat ini yang ada hanya sebanyak 25  orang, dan jika digabung dengan dokter yang bertugas di RSUD, jumlahnya menjadi 30 an orang, ini masih dinyatakan kurang," katanya, Rabu (25/10/2017).

Ia menyebutkan, khusus untuk tenaga dokter spesialis, jumlah yang tersedia saat ini ada sebanyak 19 orang di RSUD Dr M Zein Painan. Jumlah itu dinyatakan telah memenuhi empat standar dasar kebutuhan dokter speseialis.

"Mereka yang berjumlah sebanyak 19 orang itu diantaranya, dokter spesialis anak 2 orang, spesialis bedah 3 orang, dokter spesialis kandungan 4 orang, penyakit dalam 2 orang, mata 3 orang, anestesi 1 orang, paru 2 orang, neorologi 1 orang, dan dokter spesialis patologi 1 orang pula," terangya.

Menurutnya, selain dokter umum Pessel juga masih kekurangan tenaga dokter gigi, bidan, dan tenaga keperawatan. Sementara jumlah dokter gigi hanya sebanyak 18 orang, tenaga bidan sebanyak 411 orang, dan tenaga keperawatan sebanyak 124 orang.

Dokter itu memberikan pelayanan kepada masyarakat pada 36 Puskesmas terdiri dari 7 Puskesmas berjalan, 11 unit Puskesmas rawatan, 18 Puskesmas keliling, 91 unit Pustu, 652 Posyandu, 284 Polindes, serta 1 unit Rumah Sakit Umum (RSU).

"Khusus tenaga bidan berdasarkan jumlah penduduk, kebutuhan yang terpenuhi baru separoh dari kebutuhan. Sedangkan untuk tenaga keperawatan, kebutuhan yang terpenuhi baru sekitar 13 persen dari kebutuhan. Sebab idealnya jumlah perawat baik yang ditempatkan di RSUD, Puskesmas dan Puskesri adalah sekitar seribuan orang. Untuk menutupi kebutuhan, sehingga dibantu oleh tenaga sukarela atau honorer," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, para tenaga medis itu memberikan pelayanan kepada masyarakat pada 36 Puskesmas yang terdiri dari 7 Puskesmas berjalan, 11 unit Puskesmas rawatan, 18 Puskesmas keliling, 91 unit Pustu, 652 Posyandu, 284 Polindes, serta 1 unit Rumah Sakit Umum (RSU). (Don/05)

0 comments:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN
** Group Media Sumbar **

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge