21 October 2017

Kolang Catatan Sejarah Yang Masih Abadi


Kawasan Labuan Bodil, Kolang – Tapteng (Foto : Syafriwal Marbun)

TAPTENG, (GemaMedianet.com) — Oleh : *) Syafriwal Marbun

Pada festival “Gondang Batak” di Balige/Soposurung beberapa tahun yang lalu, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara mengirim Tim Gondang Batak dari Hurlang, dan mengejutkan semua peserta lain. Gondang Hurlang berbeda ritmenya dengan gondang Batak lainnya, sedikit mendayu-dayu dengan hentak gondang yang gemulai. Bertolak belakang dengan gondang Batak ala Toba yang dinamis. Ini adalah kekayaan lain seni Tapteng, disamping yang banyak lainnya.

Kolang disamping itu juga memiliki banyak objek wisata khas, semisal aktifitas warga pegunungan di perbatasan Tapanuli Utara, yang saat ini masih banyak memakai Kuda untuk berhubungan antar desa, juga beberapa air terjun (Dabuan Bodil) di hulu Aek Kolang yang belum dikembangkan, Silaklak di Desa Unte Mungkur yang penuh misteri, juga aliran sungai Kolang yang tembus ke lautan Hindia melewati Hutari, Sijambu Jambu dan bermuara di Muara Kolang yang indah ditelusuri.

Sejarah dari Kerajaan Kolang dan Kerajaan Bukik Sorkam (Klan Batubara) pun sungguh amat memukau. Cerita dua kerajaan yang lama berseteru, pada tahun 1693 baru bisa bersatu di bawah Raja Muda Sorkam, kedua kerajaan ini dikembarkan dan sangat disegani. Kedua kerajaan ini saling mengisi, dan sangat makmur.

Sama halnya dengan kecamatan lainnya di Tapteng, kawasan Kolang juga telah diplot menjadi kawasan Perkebunan Sawit yang dikuatirkan akan merusak keseimbangan alam Tapteng nantinya. Bahkan, merusak ekosistem yang telah terbangun semenjak ratusan ribu tahun yang lalu.

Kolang adalah cetak biru dari kesempurnaan alam Tapteng, memiliki semua tipikal alam yang lengkap, baik sisi pegunungan nya yang indah maupun sisi lautnya yang belum banyak terjamah. Selain kawasan pesisir dan pantai yang variatif, Kolang juga tak habis-habisnya menyuguhkan pilihan lain di daratan, seperti sungai, hutan, dan lautan.

Saya sedikit kurang beruntung ketika berkunjung pertama kali ke Dabuan Bodil. Bagian yang semestinya adalah air terjun saat itu tidak mencurahkan air sesuai harapan. Memang tidak seberapa besar dibandingkan air terjun lainnya, karena saat itu debit airnya sangat kecil. Situasinya menjadi begini, karena menurut masyarakat sekitar ketika saya datang curah hujan sedang kecil, saat musim hujan akan meningkat dan air terjunnya akan terbentuk dan besar kembali.

Dabuan Bodil yang dipromosikan sebagai tujuan utama wisata di Kolang adalah sebuah palung sungai yang memiliki cekungan dalam memiliki potensi bagus untuk tujuan wisata sungai jika benar-benar diberi sentuhan lebih serius oleh pihak terkait, tentunya dengan tidak mengotak-atik sisi alamiahnya.

Syukur memang sewaktu saya mendatangi Dabuan Bodil ini belum banyak sentuhan manusia di sekitar aliran sungai, sehingga masih alami. Semoga ke hulu sungai juga demikian.

Melihat banyaknya bukit-bukit arah ke hulu, asumsi saya pasti masih ada air terjun yang lain di hulu sana, yang sampai kini mungkin belum banyak dikunjungi masyarakat luar daerah Tapteng.

Dabuan Bodil terletak di Desa Batu Leap Kecamatan Kolang Kabupaten Tapanuli Tengah. Akses ke tempat ini tergolong mudah. Setidaknya sepeda motor dan mobil masih mampu menerobos medan hingga ke lokasi. Meski jalan sedang dalam tahap perbaikan, namun itu bukan masalah berarti. Kolang sendiri berada di jalan lintas Sibolga - Barus, sekitar 22 Km dari Kota Sibolga atau 32 Km dari Kota Pandan (Tapteng).

Ini baru sepotong alam Kolang saya telusuri, dan menurut masyarakat Kolang sendiri kita akan lebih terpukau bila menyusuri sungai agak ke hilir. Sejarah akan berulang, karena mereka yang tinggal di hilir sana masih seperti masa dahulu, belum banyak tersentuh peradaban moderen !

Oh rasanya ingin segera ke sana. (*/Penulis Pemerhati Budaya Tapteng - Sibolga)

0 comments:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN
** Group Media Sumbar **

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge