30 October 2017

Dalih Wiring Meteran Token Terbalik, Oknum P2TL PLN Bongkar “Paksa” Meteran Konsumen



PADANG,  (GemaMedianet.com) — Aksi oknum petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) vendor PT PLN (Persero) membongkar meteran di kediaman konsumen dinilai penuh kejanggalan oleh pemiknya. Bahkan, pemilik rumah sepertinya tak terima meteran listriknya dibongkar begitu saja oleh petugas P2TL PLN dengan dalih wiring meteran terbalik.

Seperti yang terjadi pada kediaman Foni, ibu muda pemilik rumah yang beralamat di Tanah Beroyo Kelurahan Belakang Tangsi Kecamatan Padang Barat ini. Ia begitu gigih menolak alasan petugas P2TL tersebut terkait adanya pencurian arus listrik di kediamannya.

“Petugas bersangkutan sudah melakukan cek meteran, ketik MCB-nya dimatikan lampu di dalam dan luar rumah mati. Tetapi petugas itu tetap bersikeras ada pencurian arus listrik, dengan alasan wiring terbalik,” terang konsumen PLN Rayon Belanti, Foni kepada sejumlah awak media di kediamannya, Jum'at (27/10/2017) selepas maghrib beberapa saat setelah petugas PLN membawa meteran listrik miliknya.

Ia juga menyampaikan, petugas P2TL PLN itu juga setengah memaksa untuk masuk ke dalam rumah. “Terang saja hal itu tidak saya izinkan. Apalagi, saya meragukan tindakannya untuk masuk ke dalam kamar pribadi saya,” ujar Foni sedikit ketus.

Selain itu, sebutnya lagi, meteran listriknya adalah meteran token, dan yang pasang meteran itu bukan pula dirinya, tetapi petugas biro.

“Hampir setiap minggu penggunaan meteran token lebih kurang Rp.500 ribu, bagaimana mungkin saya dituduh mencuri listrik. Apalagi pada saat meteran dibongkar, saya juga baru selesai mengisi token senilai Rp.500 ribu,” terangnya penuh selidik terkait keselamatan token miliknya tersebut.

Foni juga menegaskan, karena dirinya tidak melakukan seperti yang dituduhkan petugas itu, makanya ia tidak mau menandatangani berita acara pemutusan listrik tersebut. “Karena itu berita acaranya tidak saya tanda tangani,” terang Foni lagi.

Terkait hal itu, petugas P2TL PLN, Erman Rante yang dihubungi media ini melalui telepon selulernya di 081277262XXX enggan menjawab. Begitu juga pesan singkat, “Assalamualaikum Pak Rante, kita mau mengkonfirmasikan terkait pemutusan listrik sepihak di kediaman bu voni alamat tanah beroyo pondok dengan alasan wiring kwh berubah. Apakah itu benar pak? Tks Wassalam” yang dikirimkan melalui SMS juga tak kunjung dibalas. Bahkan, hingga ketika berita ini diturunkan. (tim/em)

0 comments:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN
** Group Media Sumbar **

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge