Jumat, 02 Juni 2017

Dakwah Ulama Palestina Ketika Berada di Solsel

SOLSEL,(GemaMedianet.com) -- Tidak seperti malam Ramadan sebelumnya, suasana berbeda dirasakan jamaah Masjid Raya Pasar Muara Labuh, Solok Selatan (Solsel) ketika pelaksanaan ibadah Tarawih di malam ke-enam pelaksanaan tarawih. Tepatnya, pada Rabu (31/5/2017).

Ada tamu spesial di malam itu, seorang syekh berkebangsaan Palestina bernama Amien Mohammad Mahmoud Altradat mengunjungi jamaah di Solsel. Disamping memberikan dakwah dan menceritakan derita rakyat Palestina, Syekh Amien juga menjadi imam dalam pelaksanaan Tarwih malam itu.

Mendadak masjid yang berlokasi di kawasan Pasar Lama Muara Labuh itu dipenuhi jamaah yang ingin menyaksikan secara langsung dakwah yang disampaikannya. Selain dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Solsel, H.Abdul Rahman, Wakil Ketua DPRD, Armen Syahjohan, Sekdakab, Yulian Efi, Kapolres Solsel AKBP M.Nurdin dan beberapa Kepala OPD Solsel, masjid juga dipenuhi kalangan tokoh dan pemuka masyarakat setempat.

Ada tiga titik yang dikunjungi Syekh Amien. Selain di masjid Pasar Raya Muara Labuh, ia juga menyempatkan mengunjungi SDIT Marhamah, serta salat Subuh di Masjid Raya Pakan Rabaa, Kamis (1/6/2017).

Ketika mengawali pembicaraan dengan bahasa Arab, Syekh Amien menyebut nama Allah SWT dan mengucapkan salawat untuk junjungan umat Nabi Muhammad SAW, serta memanjatkan puji syukur atas limpahan nikmat Rabb. Seketika suasana hening, jamaah sepertinya ingin mengetahui tiap ucapan yang disampaikan Syekh Amien. Sehingga membangkitkan rasa kepedulian para jamaah terhadap kaum muslim di Palestina yang dirundung duka nestapa. Saudara muslim di sana tiap detik terancam jiwanya oleh kaum zionis Israel.

Seiring itu, cuplikan visual derita rakyat di sana juga ditampilkan dengan media layar infokus. Sepertinya, hanya ada duka dan derita yang tak berkesudahan. Apalagi di bulan suci ini, zionis makin gencar melakukan serangan terhadap kaum muslim di sana.

Syekh Amien menyebutkan, rakyat Palestina sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh kaum Muslim Indonesia khususnya masyarakat Solsel. Selain itu, ia juga berpesan jika bantuan yang dirasakan manfaatnya adalah lantunan doa kebaikan untuk muslim di sana. Apalagi dalam bulan Ramadan.

"Doa dari saudara-saudara kami di sini sangat kami harapkan, apalagi di bulan suci ini, dimana doa sangat mustajab. Kita di sana berperang dengan musuh yang tidak beradab," katanya yang diterjemahkan oleh Ustadz Ulyadi Muslim dari Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP).

Ia juga berkeinginan, supaya umat Muslim memahami, dan mengerti akan isi dari ayat-ayat Alquran. Sebab, salah satu cita-cita musuh Islam adalah setiap muslim tidak mengerti dengan bacaan Alquran, hanya sekedar membaca saja tapi tidak tahu maknanya. "Para penghafal Alquran berada di barisan terdepan untuk menghalangi para musuh. Bagi yang kurang hafalannya berapa di posisi belakang, sambil memegang mushaf untuk dihafalkan supaya bisa berada di posisi terdepan," ungkapnya.

Kemudian, Wakil Bupati Solsel, H.Abdul Rahman mengatakan, bahwa seluruh umat Islam adalah bersaudara,  dari manapun asalnya. "Derita saudara kita di Palestina, adalah derita kita juga. Duka mereka adalah duka kita juga," ungkapnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Solsel, Armen Syahjohan yang ikut dalam shaf jamaah menyampaikan rasa haru yang mendalam ketika menyaksikan cuplikan dokumentasi yang ditampilkan. "Kita harus bersyukur, di saat saudara seiman kita mendapatkan tekanan yang begitu dahsyat di Palestina sana, mereka masih bisa menjalankan ibadah dan menjaga keimanan. Sementara, di sini kita hidup dalam kedamaian dan ketentraman," katanya.

Ia mengatakan, sangat berat perjuangan rakyat Palestina melawan kekejaman zionis. "Kasihan, apalagi anak-anak. Semoga ini cepat berakhir dan semoga saudara seiman di sana selalu dalam lindungan Allah SWT," ucapnya lirih.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana bantuan untuk umat Islam di Palestina,  dan terkumpul lebih dari Rp.40 Juta. Wabup dan Wakil Ketua DPRD memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp.5 Juta.

Dimana di Masjid Raya Muara Labuh terkumpul sebesar Rp.25 Juta,  Sebelumnya di SD IT Marhamah terkumpul Rp.5 Juta,  dan di Masjid Raya Pakan Rabaa Rp.10 Juta pada pagi harinya, Kamis (1/6). (*Okt/Hms)

0 komentar:

Posting Komentar

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge

** Group Media Sumbar **