Rabu, 08 Maret 2017

Ketua BK DPRD Padang, Amril Amin Bertekad Bekerja Lebih Baik


PADANG, (GemaMedianet.com) –Penetapan komposisi baru dua alat kelengkapan dewan berhasil disahkan dalam rapat paripurna internal DPRD Kota Padang, Selasa (7/3/2017). 

Untuk komposisi baru dua alat kelengkapan dewan, yakni Badan Kehormatan (BK) Amril Amin dari Fraksi PAN memimpin perolehan suara terbanyak dan ditetapkan menjadi ketua sisa masa jabatan 2014 – 2019. Amril didampingi Wakil Ketua Yulisman (Fraksi Partai Demokrat), dengan anggota Muharlion (Fraksi PKS), Jumadi (Fraksi Golkar Bulan Bintang) dan Yendril (Fraksi Partai Hanura). 

Sementara untuk Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) diketuai Hadison (Fraksi PKS), Wakil Ketua Miswar Jambak (Fraksi Golkar Bulan Bintang), Sekretaris dijabat Sekwan Ali Basar sebagai Sekretaris officio dengan anggota Muzni Zen (Fraksi Partai Gerindra), Delma Putra (Fraksi Partai Gerindra), Faisal Nasir (Fraksi PAN), Helmi Moesim (Fraksi Golkar Bulan Bintang), Surya Jufri Bitel (Fraksi Partai Demokrat), Zaharman (Fraksi Partai Demokrat), Amrizal Hadi (Fraksi Partai Nasdem), Nila Kartika (Fraksi PPP), dan Wismar Panjaitan (Fraksi Perjuangan Bangsa). 

Rapat paripurna internal dewan dengan agenda memilih dan menetapkan anggota dan pimpinan BK serta Bapemperda DPRD Padang itu dihadiri sebanyak 35 orang anggota dari 45 orang total anggota dewan.

"Tantangan dan tanggung jawab BK ke depan akan berat. Pasalnya, beberapa waktu belakangan ini lembaga perwakilan rakyat ini kerap mendapat sorotan dari masyarakat karena munculnya berbagai persoalan yang terlanjur menjadi konsumsi publik," ungkap Amril Amin yang akrab disapa Aciak menanggapi penetapan dirinya untuk memimpin BK sisa masa jabatan satu setengah tahun ke depan. 

Meski demikian, dalam menjalankan amanah ini, sebut Amril Amin, ia akan berupaya semaksimal mungkin bekerja lebih baik, termsuk memperbaiki kinerja anggota dewan ke depannya.

“Ada beberapa konsep kerja BK yang akan kita rumuskan bersama dengan tiga orang anggota lainnya. Sehingga harapannya dapat memberi warna baru dalam eksistensi BK ke depannya, dan tidak lagi jadi cemoohan serta dinilai negatif oleh masyakat,” terang Amril.

Ia menegaskan, ketika ada laporan masuk dari masyarakat ke dewan terkait sepak terjang anggota dewan, persoalan kinerja anggota dewan, maka BK secepatnya melakukan pendekatan persuasif kepada anggota dewan yang dilaporkan, sehingga tidak berkembang menjadi konsumsi publik.

“Tentunya sepanjang data dan bukti penunjang akurat dan benar, maka selama itu kita akan proaktif menyikapinya. Namun ketika nantinya kita telusuri data dan bukti penunjang ternyata tidak lengkap sesuai ketentuan hukum, maka kita tidak ingin hal itu menjadi arena untuk pembunuhan karakter seseorang,” tutur Amril .

Untuk itu Amril berharap, anggota dewan ke depannya ikut bertanggung jawab menjaga nama baik lembaga tempat menampung aspirasi masyarakat Kota Padang ini. Diantaranya dengan meningkatkan disiplin serta mentaati tata tertib (tatib) dewan yang ada.
“Terlebih lagi sebagai pejabat publik, maka anggota dewan rentan menjadi sorotan dari berbagai pihak, baik positif maupun negatif,” ulasnya
Amril juga berharap kepada wartawan untuk menyampaikan pemberitaan yang sehat dan berimbang. “Kita tidak melarang rekan-rekan wartawan memberitakan persoalan kedewanan, namun tentu dengan batasan objektif dan menjaga kode etik,” pungkas Amril. (mr)

0 komentar:

Posting Komentar

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge

** Group Media Sumbar **