Selasa, 14 Maret 2017

BPBD Kesbangpol Gencarkan Sosialisasi dan Informasi Penanggulangan Bencana


PADANG PANJANG, (GemaMedianet.com) — Setelah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Pangkalan Kabupaten 50 Kota dan banjir Kamang Baru Kabupaten Sijunjung tanggal 3 Maret lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik (BPBD Kesbangpol) Kota Padang Panjang, Sumatera Barat kembali bertindak cepat mengirimkan bantuan pada musibah banjir bandang di Indarung Kota Padang (11/3/2017). 

“Bantuan tersebut berbentuk seperti pengiriman Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi banjir di Kamang Baru Sijunjung untuk membantu membersihkan fasilitas umum seperti sekolah, mesjid dan mushala,” kata Kepala BPBD Kesbangpol Drs. Erizal. MSi diwakili Kabid Kedaruratan dan Logistik Ir. Zulheri, MM, Selasa (14/3).

Ia juga menyampaikan, BPBD Kesbangpol juga telah membuka Posko Peduli Bencana untuk korban bencana di Kabupaten 50 Kota. Posko ini menerima bantuan berupa uang, pakaian layak pakai, dan sembako yang nantinya akan disalurkan kepada korban bencana. 

Di luar bantuan tersebut BPBD Kesbangpol terus adakan sosialisasi dan informasi mengenai penanggulangan bencana melalui media masa seperti radio dan vidiotron. Apalagi Sumatera Barat khususnya Padang Panjang memang rawan bencana terutama gempa bumi.

“Simulasi penanggulangan bencana gempa dan apel siaga gempa yang dijadwalkan tersebut akan dilaksanakan bulan ini. Simulasi ini diikuti SOPD terkait penanggulangan bencana seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKBPPPA) dan lainnya. Serta potensial penanggulangan bencana seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana ), Satgas Penanggulangan Bencana dan Tim Reaksi Cepat (TRC),” ujarnya. 

Ia menjelaskan, simulasi itu bertujuan untuk pembekalan terhadap penanggulangan bencana seperti Dishub yang akan tanggulangi lalu lintas untuk kelancaran evakuasi, diskominfo untuk penyebaran informasi kepada masyarakat agar informasi tidak simpang siur di keadaan darurat. Serta dinsos PPKBPPPA untuk pengendalian isu sosial yang muncul saat darurat bencana.

“Tidak lupa (forum koordinasi pimpinan daerah) forkopimda meliputi pimpinan daerah seperti walikota, kapolres, kapolsek, Danramil dan lainnya yang akan membahas kondisi terkini termasuk bencana serta penanggulangannya,” tukasnya. (gmn/hms

0 komentar:

Posting Komentar

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge

** Group Media Sumbar **