Minggu, 12 Maret 2017

40 Orang Penghafal Alquran di Solsel, Bantu Wujudkan Visi dan Misi Pemkab Solsel

SOLSEL, (GemaMedianet.com)- Wakil Bupati Solok Selatan (Solsel), H.Abdul Rahman menghadiri wisuda para santri penghafal Alquran  di Masjid Raya Alam Surambi Sungai Pagu, Minggu (12/3). Sebanyak 40 orang santri Rumah Tahfizh Al-Ikhlas Nagari Pasir Talang.

Para santri yang diwisuda mulai dari yang hafal satu juz Alquran sampai santri yang hafal 20 juz. Selain mewisuda para tahfizh,rumah Tahfizh Al-Ikhlas juga meresmikan program Tahfizh Usia Dini (Taud) sahabat Quran.

Wabup, H.Abdul Rahman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada yayasan rumah tahfizh yang berkat usaha dan kerjakeras mampu mendidik dan menghasilkan para generasi qurani."Hal ini telah menunjukkan eksistensi dalam pencapaian usaha nyata yang membumikan alquran,"katanya.

Menurutnya, Pemkab Solsel senantiasa mendukung usaha semacam itu karena telah membantu mewujudkan visi dan misi pemkab Solsel yang Sejahtera dan Religius. "Mari kita para orang tua merubah orientasi terhadap pendidikan anak yang semata mengejar gelar akademik tapi juga fokus pada pendidikan agama anak sebab dengan agama hidup lebih mulia," sebutnya.

Menurutnya, pihak orangtua santri agar lebih menyisihkan sebagian harta guna kelancaran aktifitas belajar alquran di rumah tahfizh. "Jangan kita sungkan-sungkan untuk saling menolong dijalan Allah," tambahnya.

Sementara, Ketua Yayasan Rumah Tahfizh, Zulkarnaini mengatakan pihaknya membuka tiga program pendidikan. Yakni, program khusus, program umum dan program pelatihan dan pembinaan guru alquran. "Untuk program khusus terdiri tiga kelas," katanya.

Pertama kelas Intensive dimana anak-anak diasramakan dan target empat tahun hafal Alquran. Kedua kelas paruh waktu (Asyar-Maghrib) bisa menghafal 3 juz dalam setahun dan terakhir kelas Sabtu-Minggu. "Dimana, sabtu sore hingga minggu pagi santri menginap," jelasnya.

Sementara, Pembina yayasan, Hj.Anisuldjalis berharap rumah tahfizh ke depan mampu menjadi pesantren terbaik dan terbesar di Solsel. "Kami selalu berfikir bagaimana di Solsel bisa berdiri pesantren yang besar seperti di daerah lain. Tentunya, hal ini dapat terwujud jika ada sokongan dan bantuan dari Pemkab Solsel serta masyarakat," harapnya.

Jumlah santri saat ini, 65 orang belajar paruh waktu, lima santri intensive dan tujuh santri program umum. "Berbagai prestasi telah diraih diantaranya, lima besar audisi hafizh cilik Indonesia, juara pertama MTQ tingkat Solsel dan jaura 2 lomba tahfizh tingkat Sumbar serta sederata prestasi lainnya," tutupnya. (Okt)

0 komentar:

Posting Komentar

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge

** Group Media Sumbar **