Jumat, 17 Februari 2017

Penyelamatan Aset Daerah, Pansus DPRD Panggil Sibolga Marine Resort


SIBOLGA, (GemaMedianet.com) DPRD Kota Sibolga memanggil/mengundang perwakilan PT Sibolga Marine Resort, duduk bersama melakukan rapat dengar pendapat (RDP) terkait asset pelabuhan lama. 

Ketua Pansus DPRD untuk penyelamatan aset daerah Kota Sibolga, Hendra Sahputra mengungkapkan, pemanggilan itu sebgai upaya penyelesaian lahan eks Pelabuhan Lama di Jalan Yos Sudarso, bersebelahan dengan Hotel Wisata Indah Sibolga. Lahan itu dikontrakkan Pemko Sibolga ke PT Sibolga Marine Resort selama 30 tahun.

Sesuai paparan Maryadhie, kuasa PT Sibolga Marine Resort, ada dua lahan yang disewa yaitu, lahan seluas 1.732 m2 senilai Rp 125 juta, tanggal 7 Desember 2000, dan lahan seluas 4.437 m2 senilai Rp 320 juta, tanggal 14 Juli 2004. 

"PT Sibolga Marine Resort memiliki tanggung jawab mengelola lahan tersebut menjadi areal pariwisata. Konsep awalnya, mereka akan membangun hotel dan sarana olahraga. Kontrak sewa lahan itu diperkuat akte notaris, selanjutnya diurus ke BPN, dan terbitlah sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB)," sebut Hendra kepada MedanBisnis, Sabtu (11/2/2017).

Dijelaskan Hendra, Pansus DPRD Sibolga untuk penyelamatan aset daerah itu beranggotakan tujuh anggota dewan lintas komisi. Dirinya sebagai ketua Pansus, Syarifuddin Lubis sebagai wakil ketua, Nur Arifah Syakubat sebagai sekretaris. Pantas Maruba Lumbantobing, Imran Sebastian Simorangkir, Pintor Siahaan dan Albar Sikumbang sebagai anggota. 

Sebelumnya, PT Sibolga Marine Resort berharap areal seluas 10.000 m2, tetapi lahannya tidak cukup, maka rencana pembangunan tidak bisa dilaksanakan. "Kalau dibangun, malah tidak nyambung, karena terhalang pergudangan tertutup milik PT Pelindo I yang posisinya berada di tengah," ujar Hendra mengutip Maryadhie.

Terkait visi misi Walikota Sibolga dan RPJMD, saat ini Kota Sibolga fokus mengembangkan pembangunan sektor pariwisata. Maka itu, Pansus DPRD meminta PT Sibolga Marine Resort melakukan komunikasi kembali dengan Pemko Sibolga, karena lahan yang disewa itu belum dimanfaatkan dan tidak dibangun sampai sekarang. 

"Kita melihat ada hal positif. Potensi wisata di kawasan eks Pelabuhan Lama itu bisa tumbuh dan berkembang. Secara potensi ekonomi, hunian Hotel Wisata Indah dan PAD Pemko Sibolga juga ikut bertumbuh, kedua pihak saling diuntungkan," bebernya.

Soal nilai kontrak, masa waktu dan status lahan yang sudah sempat disertifikasi BPN, Pansus DPRD Sibolga akan melakukan mediasi dengan Pemko Sibolga, agar persoalan ini tidak berlarut dan kedua pihak tidak merugi. 

Pemko Sibolga diminta segera menyiapkan dokumen dan data yang diperlukan, pihaknya tidak ingin permasalahan aset daerah mengakibatkan timbulnya persoalan lain, semuanya harus sesuai peraturan.

"Kami juga akan mempertanyakan nilai kontrak yang sangat rendah itu, semuanya tertuang dalam surat sewa. Berdasarkan pengakuan Maryadhie, dan dokumen yang kita lihat, yang ikut berjanji di situ adalah PT Sibolga Marine Resort dan Walikota Sibolga Sahat P Panggabean. Ada buktinya," tegas Hendra. 

Sebagai tindak lanjut, Pansus DPRD Sibolga juga akan melakukan kunjungan ke PT Pelindo I di Medan untuk berkomunikasi terkait tanah pergudangan tertutup yang menjadi penghambat. "Kalau memungkinkan, kita mohon lahan itu segera dihibahkan ke Pemko Sibolga. Kita berharap persoalan ini bisa jernih," imbuhnya. 

PT Sibolga Marine Resort Bersedia Dialog 

Hendra Sahputra menambahkan, PT Sibolga Marine Resort juga menyatakan bersedia untuk melakukan dialog kembali. Dalam waktu dekat sekembali dari Medan, Pansus DPRD Sibolga akan mengundang semua pihak terkait, PT Sibolga Marine Resort, Pemko Sibolga, BPN, PT Pelindo, untuk duduk bersama.

"Harapan kita dengan masa kerja tiga bulan sampai Maret 2017, persoalan ini bisa selesai. Ada win-win solution-lah, karena ada keinginan bersama lokasi tersebut dapat dibangun," sebut Hendra Sahputra. (juniwan)

0 komentar:

Posting Komentar

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge

** Group Media Sumbar **